Arsenal, pemimpin klasemen Premier League, kehilangan dua poin di menit-menit akhir saat ditahan imbang dramatis 2-2 oleh Wolverhampton Wanderers yang berada di posisi terbawah klasemen di Stadion Molineux pada Rabu malam.
Gol bunuh diri Riccardo Calafiori di menit-menit akhir menggagalkan kemenangan The Gunners dan membuat para pemain mereka terkejut saat peluit akhir dibunyikan.
Arsenal memulai pertandingan dengan sempurna, unggul dalam waktu lima menit ketika Bukayo Saka menyelesaikan dengan percaya diri dari jarak dekat setelah menerima umpan dari Declan Rice.
Tim asuhan Mikel Arteta mengendalikan sebagian besar babak pertama dan unggul 1-0 saat jeda, tampak nyaman melawan tim Wolves yang berjuang untuk keluar dari posisi terbawah klasemen.
Tim tamu menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-11 babak kedua. Pervis Hincapié menyambut umpan Gabriel Magalhães dan melepaskan tembakan keras ke gawang untuk menjadikan skor 2-0, yang tampaknya membuat Arsenal mengendalikan permainan.
Namun Wolves merespons dengan cepat, dengan Hugo Bueno mencetak gol balasan pada menit ke-60 untuk membangkitkan kepercayaan diri di antara para pendukung tuan rumah.
Seiring berjalannya pertandingan, Arsenal kesulitan untuk mendapatkan kembali kendali. Wolves terus menekan dengan penuh semangat, karena tahu mereka tidak banyak yang perlu dikhawatirkan, sementara pemimpin klasemen liga tampak semakin gugup.
David Raya terpaksa melakukan penyelamatan, dan pertahanan The Gunners berada di bawah tekanan terus-menerus di menit-menit akhir pertandingan.
Di penghujung waktu tambahan, tim tuan rumah menemukan gol peny equalizer mereka dengan cara yang kacau. Setelah Raya gagal mengantisipasi umpan silang dengan baik, tendangan Tom Edozie yang mengarah ke gawang membentur Calafiori dan melambung melewati garis gawang menjadi gol bunuh diri, membuat Molineux bergemuruh.
Gol penyama kedudukan di menit-menit akhir secara resmi dicatat sebagai gol bunuh diri Calafiori, yang semakin menambah frustrasi Arsenal. Hasil ini membuat Arsenal unggul lima poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua, tetapi akan terasa seperti peluang besar yang terlewatkan dalam perebutan gelar juara.
Sementara itu, Wolves tetap berada di posisi terbawah klasemen dan masih tertinggal 17 poin dari zona aman, namun kebangkitan yang penuh semangat ini bisa menjadi titik terang yang langka dalam musim yang sulit.












