Bola

Arsenal mempertahankan rekor sempurna Liga Champions dengan kemenangan telak 3-0 atas Club Brugge

Arsenal mempertahankan rekor sempurna mereka di Liga Champions dengan kemenangan 3-0 atas Club Brugge di Stadion Jan Breydel, berkat gol-gol solo brilian dari Noni Madueke dan Gabriel Martinelli.

Pertandingan diselimuti ketidakpastian karena pergantian manajer Club Brugge di menit-menit terakhir, dengan Ivan Leko kembali ke bangku cadangan, yang mengejutkan Mikel Arteta.

Namun, masalah internal Arsenal sendiri menjadi lebih besar: absennya Declan Rice dan Leandro Trossard, ditambah istirahat untuk Jurrien Timber dan Riccardo Calafiori setelah cedera.

Arteta menurunkan lini pertahanan darurat, Christian Norgaard berpasangan dengan Piero Hincapie di posisi bek tengah, Myles Lewis-Skelly dan Ben White di posisi bek sayap, sementara Mikel Merino bergabung dengan Martin Odegaard dan Martin Zubimendi di lini tengah.

Viktor Gyokeres kembali bermain sebagai penyerang utama untuk pertama kalinya dalam enam minggu, diapit oleh Madueke dan Martinelli. Bangku cadangan yang diisi pemain muda menampilkan Ethan Nwaneri.

Meskipun terkadang terlihat rentan tanpa bola, Arsenal terus-menerus memberikan ancaman. Upaya awal Hincapie membentur tiang gawang sebelum momen ajaib Madueke: berjuang dengan jari yang terkilir, ia menusuk dari kanan, melewati Seys, dan melepaskan tembakan keras yang membentur bagian bawah mistar gawang—gol Liga Champions keduanya dalam dua pertandingan berturut-turut.

Arsenal dengan cepat memperlebar keunggulan mereka. Zubimendi berlari menyusuri sisi kiri dan mengirimkan umpan silang sempurna ke tiang belakang, di mana Madueke menyundul bola masuk tanpa terkawal dari jarak dekat.

Kesalahan sang kiper tidak berarti banyak bagi para pendukung tandang yang bersorak gembira, yang mengalahkan bisikan-bisikan dari para pendukung tuan rumah.

Brugge menunjukkan perlawanan singkat ketika Christos Tzolis menguji David Raya dengan tembakan jarak jauh, yang menghasilkan penyelamatan gemilang dari kiper.

Namun Arsenal merespons dengan tegas: Martinelli melesat dari kiri, menggeser posisi ke kaki kanannya, dan melepaskan tembakan melengkung yang menakjubkan ke sudut atas gawang, gol kelimanya secara beruntun di Liga Champions, sebuah rekor klub.

Enam kemenangan dari enam pertandingan mengamankan posisi Arsenal yang hampir pasti di delapan besar dan kualifikasi babak 16 besar, memungkinkan rotasi pemain melawan Inter Milan dan Kairat Almaty di akhir Januari. Perhatian kini beralih ke jadwal domestik yang padat. Terus maju.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Cedera terus menumpuk bagi Real Madrid meskipun persaingan ketat untuk meraih gelar juara

Kylian MbappĂ© dijadwalkan menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait cedera lututnya, meskipun belum ada rencana operasi… Baca Selengkapnya

March 3, 2026

Arne Slot mempertanyakan kualitas Arsenal dalam persaingan perebutan gelar

Manajer Liverpool FC, Arne Slot, mengatakan bahwa meningkatnya penekanan pada bola mati telah membuat banyak… Baca Selengkapnya

March 3, 2026

Aubameyang mengungkapkan target gol melawan Lyon setelah kemenangan atas Marseille

Pierre-Emerick Aubameyang sempat berpikir untuk mencetak hat-trick setelah mencetak dua gol untuk mengamankan kemenangan 3-2… Baca Selengkapnya

March 3, 2026

Kiper Manchester United meremehkan pentingnya perannya di Old Trafford

Kiper Manchester United, Senne Lammens, menegaskan bahwa ia "hanyalah orang biasa" meskipun musim lalu ia… Baca Selengkapnya

February 27, 2026

Pires menyerukan kesabaran saat Beye memulai tugasnya di Marseille

Mantan pemain internasional Prancis, Robert Pires, menyerukan kesabaran terhadap Habib Beye saat ia memulai tugasnya… Baca Selengkapnya

February 27, 2026

Stuttgart melaju ke babak 16 besar Liga Europa meskipun Celtic mencetak gol dalam waktu 28 detik

Stuttgart berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Europa UEFA setelah meraih kemenangan agregat 4-2… Baca Selengkapnya

February 27, 2026