Pemenang Ballon d’Or 2025, Ousmane Dembélé, menyerahkan penghargaan tersebut kepada rekan satu tim dan stafnya di tempat latihan klub pada hari Selasa.
Penyerang Prancis itu mempresentasikannya saat ia mengunjungi tempat latihan PSG, setelah kehilangan kesempatan karena penjadwalan ulang La Classique, yang mana mereka kalah dari Olympique Marseille.
Pemain Prancis itu hadir di acara penyerahan trofi bergengsi tersebut pada Senin malam di Théâtre du Châtelet untuk menyaksikannya memenangkan trofi bergengsi tersebut.
Berbicara pada kesempatan itu, Pacho mengatakan rekan satu timnya senang untuknya dan untuk klub, seraya mencatat bahwa ada banyak pemain PSG yang telah dinominasikan.
João Neves dan Désiré Doué yang cedera menemani presiden mereka, Nasser al-Khelaïfi, ke acara tersebut karena PSG sedang bertanding melawan Marseille di Stade Vélodrome pada waktu yang sama. Pertandingan penutup pekan ke-5 ditunda selama 24 jam karena badai petir di tenggara Prancis pada Minggu malam.
Sementara itu, kemunculan Dembélé sebagai pemenang Ballon d’Or juga memicu reaksi beragam di kalangan penggemar.
Ia mengalahkan Lamine Yamal dari Barcelona untuk meraih gelar juara. Pemain berusia 18 tahun itu, yang juga memenangkan trofi Kopa untuk kedua kalinya, mengucapkan selamat kepada mantan rekan satu timnya atas keberhasilannya.
Dembélé menjalani tahun yang luar biasa, baik secara individu maupun kolektif. Ia mencetak 35 gol dan mencatatkan 16 assist di semua kompetisi.
Ia juga memimpin Paris Saint-Germain meraih gelar Liga Champions UEFA pertama mereka, sementara Les Parisiens juga memenangkan Ligue 1, Coupe de France, Trophée des Champions, dan Piala Super UEFA. Raksasa Prancis itu juga menjadi runner-up Piala Dunia Antarklub FIFA, setelah kalah dari Chelsea.
Beberapa rekan setim yang masuk dalam sepuluh besar termasuk Vitinha (ke-3) dan Achraf Hakimi (ke-6).
Dalam reaksinya, manajer Barcelona Hansi Flick yakin ini akan memotivasi Yamal untuk masa depan.
Pemain muda Barcelona ini termasuk di antara favorit untuk memenangkan trofi tahun ini. Dilihat dari situasinya, masa depan pemain berusia 18 tahun ini cerah, yang membawa Barcelona ke semifinal Liga Champions musim lalu sebelum kalah dari finalis Inter Milan.
Pertandingan Finalissima yang sangat dinantikan antara tim nasional sepak bola Argentina dan tim nasional sepak… Baca Selengkapnya
Cesc Fabregas berada di ambang mencetak rekor sebagai manajer pertama yang membawa Como ke turnamen… Baca Selengkapnya
Bayern Munich kini menghadapi krisis penjaga gawang yang serius menjelang leg kedua babak 16 besar… Baca Selengkapnya
Antonin Kinsky mengucapkan terima kasih kepada para pendukung atas pesan-pesan mereka setelah menggambarkan malam yang… Baca Selengkapnya
Paris Saint-Germain pada hari Rabu menghancurkan Chelsea dengan skor 5-2 dalam pertandingan leg pertama babak… Baca Selengkapnya
Dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang mendebarkan di BayArena, Arsenal nyaris… Baca Selengkapnya