Perjalanan impresif Bayern Munich di Bundesliga sedikit terhambat dengan kabar bahwa bek kanan serbaguna Konrad Laimer akan absen selama beberapa minggu karena cedera betis.
Pemain internasional Austria berusia 28 tahun itu mengalami robekan otot di betis kirinya saat timnya meraih kemenangan telak 3-1 atas Koln pada hari Rabu, sebuah pertandingan yang membuat Bayern menyamai rekor mereka sendiri untuk awal musim terkuat, mengumpulkan 47 poin dari 17 pertandingan.
Cedera tersebut terjadi di tengah penampilan gemilang tim asuhan Vincent Kompany, yang terus mendominasi klasemen liga.
Setelah pertandingan, Kompany meredakan kekhawatiran atas cedera ringan yang dialami striker bintang Harry Kane dan bek Hiroki Ito, dengan menyatakan bahwa cedera tersebut tidak serius.
Namun, masalah yang dialami Laimer mendorong dilakukannya pemindaian segera, dan pada hari Kamis, klub secara resmi mengkonfirmasi robekan tersebut, menyatakan bahwa dia tidak akan tersedia “untuk waktu yang tidak ditentukan.”
Spekulasi dari laporan medis menunjukkan bahwa jangka waktu pemulihan dapat berkisar antara dua hingga delapan minggu, tergantung pada tingkat keparahan robekan.
Perkembangan ini memperparah masalah pertahanan Bayern, terutama di posisi bek kanan, di mana pilihan pemain sudah sangat terbatas.
Pemain kunci Josip Stanisic dan Joshua Kimmich masih absen karena cedera, membuat Kompany kesulitan mencari solusi di posisi yang sangat penting bagi gaya permainan menyerang tim yang dinamis.
Laimer telah menjadi andalan Bayern di musim 2025-26, membuktikan keandalan dan keserbagunaannya di bawah manajemen Kompany.
Dia telah tampil dalam 30 pertandingan, 25 di antaranya sebagai starter, hanya kalah dari Harry Kane dan Michael Olise yang masing-masing telah tampil sebanyak 32 kali.
Kontribusinya tidak hanya terbatas pada pertahanan; Laimer telah mencetak dua gol dan memberikan tujuh assist, menempatkannya di antara para kreator terbaik dalam tim.
Hanya Olise (dengan 15 assist) dan duo Luis Diaz dan Serge Gnabry (masing-masing 10) yang melampauinya dalam kategori tersebut.
Saat Bayern bersiap menghadapi pertandingan mendatang, termasuk laga-laga penting di kompetisi domestik dan Eropa, Kompany mungkin perlu berimprovisasi.
Pemain pengganti potensial bisa mencakup pergeseran posisi gelandang atau promosi dari tim junior, tetapi absennya Laimer berisiko mengganggu ritme tim yang selama ini tampil maksimal.
Para penggemar dan analis akan mengamati dengan saksama bagaimana raksasa Bavaria ini beradaptasi dengan kemunduran ini, terutama karena rekor tak terkalahkan mereka terancam.
Cedera tersebut menyoroti kerapuhan bahkan tim yang paling dominan sekalipun, menggarisbawahi perlunya kedalaman skuad dalam musim yang melelahkan.
Tim medis Bayern akan memantau perkembangan Laimer, dengan tujuan agar ia segera pulih dan memperkuat upaya mereka meraih gelar juara.
Bek Liverpool, Andy Robertson, mengatakan bahwa ia ingin tetap berada di Anfield setelah kontraknya berakhir… Baca Selengkapnya
AC Milan berupaya keras untuk mendatangkan striker berusia 18 tahun, Andrej Kostic, pada bursa transfer… Baca Selengkapnya
Arsenal merusak debut kandang manajer baru Chelsea, Liam Rosenior, dengan kemenangan susah payah 3-2 di… Baca Selengkapnya
Real Madrid secara mengejutkan tersingkir dari Copa del Rey setelah dikalahkan 3-2 oleh tim Segunda… Baca Selengkapnya
Parma mampu menahan Napoli dengan hasil imbang ketiga berturut-turut di Serie A, setelah keputusan offside… Baca Selengkapnya
Michael Carrick telah setuju untuk menjadi pelatih kepala interim Manchester United, dengan mantan asisten manajer… Baca Selengkapnya