Bola

Celtic bangkit dan amankan kemenangan mengesankan di laga terakhir O’Neill sebagai pelatih

Martin O’Neill mengakhiri apa yang diantisipasi sebagai salah satu pertandingan terakhirnya sebagai manajer Celtic dengan kemenangan mengesankan atas Feyenoord, memperlihatkan ketahanan dan kehebatan menyerang yang mendefinisikan masa jabatannya.

Juara Skotlandia memulai permainan dengan tegas, menciptakan tekanan awal di area pertahanan tim Belanda.

Namun, momentum mereka terganggu ketika Feyenoord unggul lebih dulu. Pada menit ke-20, Sam Steijn memberikan umpan akurat melintasi kotak penalti, yang memungkinkan striker Ayase Ueda mengonversinya dari jarak dekat dan membawa tuan rumah unggul.

Celtic merespons dengan tekad, dengan cepat memulihkan keseimbangan melalui momen oportunisme klinis.

Gelandang Reo Hatate memainkan bola melengkung yang berbobot sempurna melewati garis pertahanan Feyenoord, dan jatuh ke area penalti yang ramai.

Pemain depan Hyunjun Yang bereaksi pertama kali, menendang bola ke gawang untuk menyamakan kedudukan dan memicu kebangkitan Celtic.

Berawal dari gol penyeimbang itu, Celtic mengambil alih kendali permainan tepat sebelum babak pertama berakhir. Daizen Maeda terus menekan tanpa henti, memaksa kiper Feyenoord, Justin Bijlow, melakukan sapuan yang kurang tepat.

Bola lepas jatuh ke tangan Hatate, yang kemudian menyelesaikannya dengan sangat mudah, dengan melepaskan tembakan tanpa had ke gawang yang tak terjaga sehingga membawa tim tamu unggul 2-1 saat jeda.

Babak kedua diwarnai dengan serangan bertubi-tubi dari kubu tuan rumah saat Feyenoord berusaha membalikkan keadaan.

Namun, pertahanan Celtic tetap kokoh, mampu meredam tekanan dan pantang menyerah. Dengan permainan yang sangat seimbang, The Bhoys memberikan pukulan telak di menit ke-72.

Pemain pengganti Benjamin Nygren melepaskan tendangan keras yang tak terhentikan dari tepi area penalti, yang melesat ke sudut atas dan memadamkan ancaman serangan balik yang masih ada.

Kemenangan 3-1 menandai pernyataan perlawanan dari Celtic asuhan O’Neill, yang memastikan hasil penting melawan lawan tangguh dari Eropa.

Dengan mampu mengatasi badai Feyenoord dan menyerang dengan efisiensi yang tak kenal ampun, Hoops menunjukkan kualitas yang menopang dominasi domestik mereka, memberikan manajer mereka yang keluar penampilan perpisahan yang sangat berwibawa di panggung kontinental.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Rosenior memuji Sinayoko atas hat-tricknya

Manajer Paris FC, Liam Rosenior, menggambarkan kemenangan di Velodrome sebagai kemenangan yang sempurna bagi Lassine… Baca Selengkapnya

September 8, 2026

Mourinho mempertanyakan jadwal Liga Champions menjelang pertandingan melawan Inter

Manajer Real Madrid, Jose Mourinho, mempertanyakan penjadwalan kampanye Liga Champions timnya menjelang pertemuan dengan mantan… Baca Selengkapnya

September 8, 2026

Van den Berg sangat ingin debut di Celtic Park

Joel van den Berg adalah salah satu dari sekian banyak pemain baru yang bergabung dengan… Baca Selengkapnya

September 8, 2026

Barcelona mencetak lima gol di Mestalla untuk memuncaki klasemen La Liga

Barcelona meraih kemenangan keempat dari empat pertandingan dengan kemenangan telak 5-0 atas Valencia di Estadio… Baca Selengkapnya

September 7, 2026

Esposito menandatangani kontrak jangka panjang baru

Inter Milan telah memberikan penghargaan kepada striker Francesco Pio Esposito atas kontribusinya dengan menandatangani kontrak… Baca Selengkapnya

September 7, 2026

Bayern ditahan imbang tanpa gol oleh Schalke yang gigih

Bayern Munich gagal mencetak gol dalam pertandingan kompetitif untuk pertama kalinya sejak Juli 2025 saat… Baca Selengkapnya

September 7, 2026