Bola

Derby d’Italia: Bastoni bereaksi terhadap hinaan dan ancaman di media sosial

Alessandro Bastoni telah menanggapi berbagai hinaan dan ancaman setelah Derby d’Italia antara Inter dan Juventus pada Sabtu malam.

Bek Inter itu terpaksa membungkam para penggemar di platform media sosialnya terkait masalah tersebut.

Inter Milan keluar sebagai pemenang dalam derbi (3-2) melawan rival abadi mereka pada Sabtu malam, dengan gol bunuh diri dari Andrea Cambiaso dan gol individu dari Pio Esposito dan Piotr Zielinski.

Bastoni menjadi buah bibir dalam pertandingan setelah mengecoh wasit, yang kemudian memberikan kartu merah kepada bek Juventus, Pierre Kalulu.

Ini adalah kasus pengusiran yang salah yang telah memicu berbagai reaksi. Kalulu diusir pada menit ke-42 karena pelanggaran yang kedua kalinya, yang membuat Bastoni berada di tengah-tengah drama tersebut.

Bastoni berpura-pura jatuh saat mendapat tantangan dari Kalulu dalam upaya untuk membuat lawannya diusir dari lapangan, dan ia berhasil karena wasit Federico La Penna langsung mengeluarkan kartu dan mengusir pemain Prancis itu.

Bastoni, yang merayakan keputusan tersebut, telah menghadapi beberapa kecaman di media sosial. Tayangan ulang menunjukkan bahwa dia jelas-jelas melakukan diving untuk mengecoh wasit.

Bastoni sudah menerima kartu kuning saat itu, yang berarti dia akan dikeluarkan dari lapangan jika dia mendapat kartu kuning karena simulasi.

Sejak berakhirnya derbi tersebut, Bastoni telah menghadapi banyak kritik, terutama dari para penggemar, wasit, dan pengamat.

Hal ini bahkan menyebabkan sebagian pihak menyerukan agar ia dicoret dari skuad tim nasional Italia.

Banyak penggemar yang bertindak lebih jauh, mengirimkan hinaan langsung kepada Bastoni, yang menyebabkan dia harus menonaktifkan kolom komentar di semua unggahan di profil Instagram-nya.

Hal ini membuat pemain berusia 26 tahun itu bungkam dan tidak memberikan komentar publik sejak berakhirnya derbi tersebut.

Akan sulit untuk memutuskan apakah Genarro Gatusso harus dicoret dari tim nasional, karena dia adalah pemain penting yang bisa memainkan peran apa pun di lini pertahanan.

Keputusan tim nasional berada di tangan pelatih dan FA, sementara Christian Chivu tampaknya tidak akan dikeluarkan dari tim utama juga.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Carrick, Guardiola, Arteta masuk nominasi penghargaan Manajer Terbaik Liga Premier Musim Ini

Michael Carrick masuk dalam daftar nominasi penghargaan Manajer Terbaik Liga Premier setelah menjalani masa tugas… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Bayern Munich berupaya merekrut Anthony Gordon

Setelah kampanye Liga Champions yang mengecewakan, Bayern Munich bertekad untuk memperkuat skuad mereka agar dapat… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Inter menginginkan kesepakatan pertukaran Fratessi-Cambiaso

Setelah kembali menunjukkan minat pada Davide Frattesi, Inter Milan memberikan respons provokatif dengan mengusulkan pertukaran… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Manchester United mempertimbangkan Carrick untuk peran permanen

Manchester United akan semakin dekat untuk menunjuk legenda klub Michael Carrick sebagai manajer tetap mereka… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Yildiz: Saya telah menulis Juventus di hati saya

Kenan Yildiz mengatakan bahwa Juventus ada di hatinya setelah menandatangani kontrak jangka panjang yang baru.… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Harapan Leverkusen di Liga Champions bergantung pada seutas benang di tengah krisis cedera

Bayer Leverkusen harus meraih kemenangan melawan Hamburger SV pada hari terakhir musim Bundesliga dan sekaligus… Baca Selengkapnya

May 14, 2026