Bola

Gol penyeimbang Alphonso Davies di menit-menit terakhir memupus harapan Celtic untuk lolos

Gol Davies pada menit ke-94 membuat Bayern Munich terhindar dari potensi kekalahan melawan Celtic saat mereka melaju ke babak sistem gugur Liga Champions menyusul hasil imbang 1-1 pada hari Selasa.

Bayern mengawali dengan kuat dan semestinya bisa dengan mudah membuka skor pada sejumlah kesempatan dalam sepuluh menit pertama, tetapi Celtic juga memiliki peluang mencetak gol mereka sendiri, dan Callum McGregor merasa frustrasi karena tidak bisa membuat peluang yang lebih cerdas setelah hanya tujuh menit.

Nicolas Kuhn melihat tendangannya ditepis di garis gawang, dan Daizen Maeda melepaskan tembakan melebar tak lama kemudian, sementara Celtic kehilangan dua peluang terbaik di awal pertandingan. Tendangan Harry Kane membentur mistar gawang untuk Bayern, yang, meski masih unggul secara agregat, jelas tidak senang dengan keadaan saat wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Celtic lebih fokus pada pertahanan setelah babak kedua dimulai, dan meningkat ke level berikutnya setelah mantan pemain Bayern Kuhn memberi tim Skotlandia keunggulan pada malam itu dengan memanfaatkan pertahanan buruk raksasa Bundesliga tak lama setelah satu jam pertandingan.

Leon Goretzka seharusnya mengembalikan keunggulan Bayern 15 menit kemudian, tetapi sundulan gelandang itu hanya melebar dari tiang gawang Kasper Schmeichel. Tak lama kemudian, Leroy Sane melakukan hal yang sama, tendangannya melebar dari gawang.

Hanya beberapa detik menjelang akhir pertandingan, tekad Celtic akhirnya pupus. Schmeichel berhasil menepis sundulan Joshua Kimmich dari jarak dekat, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa terhadap bola pantul yang ditendang Davies melewati garis gawang dengan tendangan yang hampir menjadi tendangan terakhir pertandingan untuk menyamakan kedudukan dan mengamankan kemenangan agregat 3-2.

Kekalahan ini akan menjadi kekalahan yang menyakitkan bagi Ceitic karena mereka hampir saja menyebabkan kekalahan telak.

Sedangkan bagi Bayern, setelah memastikan kualifikasi, mereka benar-benar berharap bisa selangkah lebih dekat ke gelar Eropa.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Carrick, Guardiola, Arteta masuk nominasi penghargaan Manajer Terbaik Liga Premier Musim Ini

Michael Carrick masuk dalam daftar nominasi penghargaan Manajer Terbaik Liga Premier setelah menjalani masa tugas… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Bayern Munich berupaya merekrut Anthony Gordon

Setelah kampanye Liga Champions yang mengecewakan, Bayern Munich bertekad untuk memperkuat skuad mereka agar dapat… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Inter menginginkan kesepakatan pertukaran Fratessi-Cambiaso

Setelah kembali menunjukkan minat pada Davide Frattesi, Inter Milan memberikan respons provokatif dengan mengusulkan pertukaran… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Manchester United mempertimbangkan Carrick untuk peran permanen

Manchester United akan semakin dekat untuk menunjuk legenda klub Michael Carrick sebagai manajer tetap mereka… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Yildiz: Saya telah menulis Juventus di hati saya

Kenan Yildiz mengatakan bahwa Juventus ada di hatinya setelah menandatangani kontrak jangka panjang yang baru.… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Harapan Leverkusen di Liga Champions bergantung pada seutas benang di tengah krisis cedera

Bayer Leverkusen harus meraih kemenangan melawan Hamburger SV pada hari terakhir musim Bundesliga dan sekaligus… Baca Selengkapnya

May 14, 2026