Bola

Guardiola berhati-hati menjelang pertandingan Boxing Day

Manajer Manchester City Pep Guardiola telah menyatakan kehati-hatian menjelang pertandingan Boxing Day timnya dengan Everton. City saat ini sedang mengalami fase terburuk mereka di bawah asuhan Guardiola, setelah hanya memenangkan satu pertandingan dari 12 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.
Guardiola mengakui bahwa Everton, yang baru-baru ini menahan imbang Arsenal dan Chelsea tanpa gol, bukanlah lawan ideal untuk dihadapi City saat mereka berupaya mengakhiri keterpurukannya.
Performa buruk City diawali dengan kekalahan dari Tottenham Hotspur di Piala Carabao pada tanggal 30 Oktober, dan sejak itu, mereka berjuang untuk mendapatkan kembali momentumnya.
Sang juara bertahan turun ke posisi ketujuh dalam klasemen Liga Primer, tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen Liverpool. Guardiola menyadari bahwa timnya perlu kembali ke jalur kemenangan secepat mungkin.
Berbicara pada konferensi pers sebelum pertandingan, Guardiola berkata, “Mereka bukan lawan yang sempurna. Ini tentang kami untuk kembali ke performa terbaik kami. Ini butuh waktu. Kami harus mendapatkan hasil secepat mungkin.” Ia juga memuji penampilan Everton baru-baru ini, dengan mencatat bahwa mereka sedang dalam momen yang bagus, dengan hasil dan penampilan yang mengesankan.
Kekokohan lini belakang Everton, seperti yang terlihat dari hasil imbang tanpa gol melawan Arsenal dan Chelsea, akan menjadi tantangan besar bagi lini serang City. Guardiola perlu menyusun strategi untuk menembus pertahanan Everton dan mengamankan kemenangan yang sangat dibutuhkan.
Dua pertandingan City berikutnya akan sangat penting dalam menentukan arah musim mereka. Setelah menghadapi Everton pada Boxing Day, mereka akan bertandang ke Leicester pada 29 Desember untuk pertandingan terakhir mereka di tahun 2024. Guardiola berharap timnya dapat memanfaatkan pertandingan ini sebagai kesempatan untuk mendapatkan kembali momentum mereka dan naik kembali ke klasemen Liga Primer.
Saat City bersiap menghadapi Everton, pengakuan Guardiola tentang rasa takutnya menyoroti rasa hormatnya terhadap penampilan terkini The Toffees. Pertandingan ini menjanjikan akan menjadi pertemuan yang menarik, dengan City berusaha mengakhiri keterpurukan mereka dan Everton berusaha melanjutkan performa solid mereka.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Menganalisis pemecatan Amorim sebagai manajer Manchester United

Ruben Amorim telah dipecat sebagai pelatih kepala Manchester United setelah hanya 14 bulan menjabat, menyusul… Baca Selengkapnya

January 6, 2026

Celtic memecat manajer Wilfried Nancy setelah 33 hari menjabat

Wilfried Nancy hanya bertahan 33 hari sebagai manajer Celtic, di mana ia kalah enam dari… Baca Selengkapnya

January 6, 2026

Monaco menanyakan tentang Perrin, kehilangan Salisbury karena cedera ACL

Monaco telah menanyakan ketersediaan Gaëtan Perrin, hanya enam bulan setelah gelandang itu meninggalkan Prancis untuk… Baca Selengkapnya

January 6, 2026

Real Madrid dan Barcelona mengamankan kemenangan di La Liga, selisih poin tetap empat

Real Madrid menampilkan performa dominan di Bernabéu untuk mengalahkan Real Betis 5–1 di La Liga,… Baca Selengkapnya

January 5, 2026

Fulham menahan imbang Liverpool dengan skor dramatis 2-2 dalam pertandingan hari Minggu yang penuh drama

Fulham meraih hasil imbang dramatis 2-2 melawan Liverpool di Craven Cottage dengan gol peny equalizer… Baca Selengkapnya

January 5, 2026

Napoli mengalahkan Lazio setelah pertandingan berakhir kacau

Napoli mengalahkan Lazio dalam pertandingan Serie A yang berakhir kacau karena tiga kartu merah dikeluarkan… Baca Selengkapnya

January 5, 2026