Bayern Munich melesat enam poin di puncak klasemen Bundesliga setelah menghancurkan Hoffenheim dengan skor 5-1, mengakhiri rentetan dua pertandingan tanpa kemenangan di liga.
Pertandingan langsung memanas sejak awal, dengan kemampuan menyerang Bayern yang ditampilkan sepenuhnya. Michael Olise bekerja sama dengan sempurna dengan Serge Gnabry, yang tendangan jarak jauhnya melesat tipis melewati tiang jauh, memberikan nuansa agresif bagi tim tuan rumah.
Kiper Hoffenheim, Oliver Baumann, langsung diuji, menepis tendangan keras dari Olise. Tekanan semakin meningkat, dan Bayern mendapatkan penalti pada menit ke-20 ketika Kevin Akpoguma dengan ceroboh menjatuhkan Luis Diaz di dalam kotak penalti.
Bek tersebut menerima kartu merah langsung sebagai pemain terakhir, membuat Hoffenheim kekurangan satu pemain. Harry Kane maju dengan percaya diri, mencetak gol dari titik penalti untuk membuka skor.
Tak gentar, tim tamu membalas. Hanya lima menit kemudian, Ozan Kabak menyia-nyiakan peluang emas, sundulannya melenceng dari jarak dekat saat tak terkawal.
Hoffenheim terus mengancam, dengan Fisnik Asllani mengguncang mistar gawang melalui sundulan kerasnya.
Pemain berusia 23 tahun itu menebus kesalahannya pada menit ke-35, memanfaatkan umpan yang salah dari Manuel Neuer dan memberikan umpan kepada Andrej Kramaric untuk mencetak gol peny equalizer yang tenang, mengejutkan para penonton di Allianz Arena.
Respons Bayern sangat cepat dan tanpa ampun. Penalti lain diberikan sebelum jeda babak pertama ketika Vladimir Coufal melakukan pelanggaran terhadap Diaz di dalam kotak penalti. Kane berhasil mengeksekusi penalti keduanya, mengembalikan keunggulan dan mengubah momentum pertandingan secara signifikan.
Kapten Inggris itu kemudian menunjukkan kehebatan permainannya, memberikan umpan tepat kepada Diaz, yang melepaskan tembakan melengkung indah melewati Baumann ke sudut jauh gawang untuk gol ketiga Bayern.
Setelah jeda, Kane hampir mencetak hat-trick, melompat paling tinggi untuk menyambut umpan silang yang akurat, namun Baumann melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola.
Dominasi Bayern berlanjut, dan pada menit ke-62, Olise mengirimkan umpan cerdik ke dalam kotak penalti untuk Diaz yang kemudian mencetak gol keduanya, memperlebar keunggulan menjadi 4-1.
Saat waktu terus berjalan, Diaz memastikan hat-trick luar biasanya di menit ke-89, dengan tenang menceploskan bola ke sudut bawah gawang untuk mengakhiri penampilan yang tak terlupakan.
Kemenangan telak ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri Bayern tetapi juga menggarisbawahi kemampuan mereka untuk meraih gelar juara, dengan Diaz muncul sebagai bintang dalam pertandingan yang penuh drama, kartu merah, dan penyelesaian akhir yang klinis.
Hoffenheim, yang bermain dengan sepuluh pemain sejak awal, berjuang dengan gagah berani tetapi akhirnya kewalahan oleh kekuatan serangan Bayern. Dua gol dan satu assist Kane menyoroti pengaruhnya, sementara hat-trick pemain Kolombia itu mencuri perhatian.
Dengan hasil ini, Bayern Munich tampaknya siap mendominasi kompetisi Bundesliga, membuat para rivalnya berupaya keras untuk mengejar ketinggalan.

















