Jordan Henderson telah bergabung dengan Brentford dengan kontrak dua tahun, menandai kembalinya ia ke Liga Premier setelah sempat bermain untuk Ajax.
Gelandang Inggris berusia 35 tahun itu yakin bahwa dirinya masih perlu berkembang sebagai pemain, meski ia punya banyak pengalaman.
Henderson menghabiskan 12 tahun bersama Liverpool, memenangkan berbagai gelar termasuk Liga Primer, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga. Kepindahan Henderson ke Brentford terjadi setelah kontraknya dengan Ajax diputus setahun lebih awal.
Ia mengalami 18 bulan yang penuh gejolak bersama klub Belanda tersebut, yang memicu kontroversi karena penolakannya menjadi kapten tim dalam pertandingan Liga Europa melawan Galatasaray.
Meski begitu, Henderson tampil mengesankan dalam waktunya yang terbatas bersama Ajax, menciptakan peluang terbanyak dan menyelesaikan umpan dan umpan silang terbanyak.
Manajer Brentford, Keith Andrews, menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan Henderson, dengan menyebut keterampilan kepemimpinan dan pengalamannya. “Dia masih sangat bugar dan termotivasi untuk meraih prestasi di dunia sepak bola,” ujar Andrews.
Henderson diharapkan dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan Christian Norgaard dan meningkatkan standar skuad. Karier internasionalnya sangat gemilang, dengan 84 caps dan penampilan di tiga Piala Dunia dan tiga Kejuaraan Eropa.
Ia dianugerahi gelar MBE pada tahun 2021 atas jasanya di bidang sepak bola dan amal. Keputusan Thomas Tuchel untuk memanggil kembali Henderson ke skuad Inggris pada bulan Maret dipandang sebagai tanda kepercayaan atas kemampuannya.
Gelandang ini tampil efektif selama bersama Ajax, meskipun tidak bermain penuh sebanyak yang diharapkannya. Ia memberikan kontribusi signifikan bagi tim, termasuk tekel, intersepsi, dan umpan. Dengan pengalaman dan kemampuannya, Henderson diharapkan menjadi tambahan yang berharga bagi skuad Brentford.
Saat Henderson memulai babak baru bersama Brentford, ia tetap fokus untuk meningkatkan diri dan membantu timnya meraih kesuksesan. “Saya berusaha sebaik mungkin untuk menularkan pengalaman saya, terutama kepada para pemain muda. Namun, di saat yang sama, saya tetap harus tampil dan menjalankan tugas saya di lapangan,” ujarnya.
Legenda Prancis, Zinedine Zidane, telah mulai menyusun rencana untuk staf pelatihnya menjelang pengambilalihan peran sebagai… Baca Selengkapnya
Belgia telah bermain imbang di kedua pertandingan mereka di Piala Dunia 2026, sehingga kualifikasi ke… Baca Selengkapnya
Cristiano Ronaldo mencetak sejarah Piala Dunia pada Selasa malam ketika Portugal meraih kemenangan telak 5-0… Baca Selengkapnya
Kemenangan pertama Kanada di Piala Dunia diraih dengan harga yang mahal. Dalam kemenangan telak 6-0… Baca Selengkapnya
Dengan tiket babak gugur yang sudah di depan mata, Skotlandia akan bersemangat untuk meraih hasil… Baca Selengkapnya
Nico Schlotterbeck diperkirakan akan absen dalam waktu yang cukup lama setelah mengalami cedera ligamen pergelangan… Baca Selengkapnya