Pada pertandingan terakhir fase liga Liga Champions, Borussia Dortmund menjamu Inter Milan di stadion ikonik Westfalenstadion.
Dengan mempertaruhkan tempat di babak gugur yang krusial, tim tuan rumah menderita kekalahan mengecewakan 2-0, yang membuat mereka terdegradasi ke babak play-off sebagai tim non-unggulan, dan menghadapi leg kedua tandang dalam undian.
Inter Milan mendominasi penguasaan bola sejak awal, tetapi Dortmund menciptakan peluang penting pertama.
Tendangan sudut menghasilkan tembakan Julian Ryerson yang kurang akurat, sehingga Serhou Guirassy berhadapan satu lawan satu. Namun, sang striker gagal menyambut bola dengan sempurna, sehingga Yann Sommer berhasil mengamankan bola.
Tim tamu membalas dengan beberapa peluang, ketika Federico Dimarco dan Yann Bisseck menguji Gregor Kobel dengan tembakan-tembakan keras.
Tempo permainan yang sangat cepat melambat setelah setengah jam, dengan peluang yang jelas menjadi semakin langka.
Babak pertama berlangsung dengan intensitas layaknya final piala, mengingat taruhan yang tinggi di klasemen. Sebelum jeda, Fábio Silva menyundul bola melebar dari umpan Ryerson, sementara Luis Henrique menemukan Ange-Yoan Bonny, yang gagal mengarahkan sundulannya dengan tepat.
Dortmund kembali dari jeda dengan energi yang baru. Tendangan bebas Ramy Bensebaini menemukan Maxi Beier, tetapi ia gagal memanfaatkannya. Inter melakukan pergantian pemain sekitar menit ke-55, mengganti Bonny yang kurang efektif dengan Edu Esposito.
Di bawah asuhan Niko Kovač, Dortmund tampak lebih mengancam, meskipun tanpa peluang emas yang nyata. Esposito hampir memanfaatkan kelengahan pertahanan, namun penyelamatan gemilang Bensebaini dengan melakukan blok meluncur berhasil menggagalkannya.
Dengan waktu tersisa sekitar 20 menit, Karim Adeyemi masuk menggantikan Guirassy dan hampir langsung memberikan dampak, tetapi Sommer bereaksi cepat untuk mengamankan bola. Di sisi lain, mantan penyerang Borussia Mönchengladbach, Marcus Thuram, menyundul bola langsung ke arah Kobel.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-81 ketika Felix Nmecha melakukan pelanggaran terhadap Henrikh Mkhitaryan tepat di luar kotak penalti.
Dimarco maju dan melepaskan tendangan bebas yang luar biasa melewati tembok pertahanan ke sudut gawang, memec打破 kebuntuan.
Dortmund kesulitan melakukan comeback, termasuk upaya penalti yang lemah dan tidak membuahkan hasil. Di waktu tambahan, Inter memastikan kemenangan ketika pemain pengganti Andy Diouf memanfaatkan penguasaan bola Adeyemi yang ceroboh, menusuk ke dalam kotak penalti dan mencetak gol melalui defleksi.
Kekalahan ini membuat Dortmund rentan di babak play-off, sementara Inter Milan memperkuat posisinya sebagai pemimpin Serie A, melaju dengan percaya diri di Eropa.
Lima klub Premier League memastikan lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions setelah malam… Baca Selengkapnya
Manchester United belum memulai pembicaraan resmi mengenai perpanjangan kontrak untuk Harry Maguire, sehingga masa depan… Baca Selengkapnya
Bek Manchester United, Patrick Dorgu, diperkirakan akan absen selama beberapa minggu setelah mengalami cedera hamstring… Baca Selengkapnya
Borussia Dortmund bersiap menghadapi laga Liga Champions yang penuh tekanan melawan Inter Milan pada hari… Baca Selengkapnya
Ini adalah jendela transfer ketiga berturut-turut di mana Bianconeri kembali membahas potensi kesepakatan dengan Paris… Baca Selengkapnya
Barcelona kembali ke puncak klasemen La Liga dengan kemenangan kandang 3-0 atas Real Oviedo pada… Baca Selengkapnya