Bola

Kovac melihat perubahan positif dalam peruntungan tim saat Dortmund memulai era baru

Pelatih kepala baru Borussia Dortmund, Niko Kovac, yakin tim barunya menunjukkan mereka punya kualitas untuk membalikkan musim setelah penampilan gemilang mereka semasa pemerintahan sementara Mike Tullberg.
Kovac dikukuhkan sebagai pelatih baru Dortmund Minggu lalu. Ia menggantikan Nuri Sahin, yang dibebastugaskan setelah mengalami empat kekalahan beruntun di semua kompetisi.
Pelatih sementara Tullberg mengawasi tiga pertandingan, meraih satu hasil seri dan satu kemenangan di Bundesliga sekaligus memastikan kemajuan klub ke babak playoff Liga Champions.
Dalam pertandingan terakhirnya sebagai pelatih, Dortmund mengalahkan Heidenheim 2-1 berkat gol dari Serhou Guirassy dan Maximilian Beier, tetapi mereka tetap berada di posisi ke-11 dalam klasemen Bundesliga.
Pertandingan pertama Kovac sebagai pelatih BVB akan berlangsung Sabtu ini, dengan Stuttgart bertandang ke Westfalenstadion di Bundesliga. Ia bertekad untuk melanjutkan hasil-hasil klub baru-baru ini.
Dalam wawancara eksklusif, Kovac mengungkapkan performa timnya positif dalam tiga pertandingan terakhir.
“Anda dapat melihat bahwa tim telah menjalani kualitas yang dibutuhkan. Tim ini sangat bagus bagi saya,” kata He [Kovac].
“Kemenangan adalah hal yang meningkatkan kepercayaan diri Anda. Anda membutuhkannya sebagai pemain, dan apa yang terjadi tidak lagi penting. Apa yang terjadi dan apa yang akan menjadi hal yang paling penting
Dortmund tetap berada di posisi ke-11, dengan pertandingan berikutnya di kandang melawan Stuttgart
Kovac baru-baru ini menangani sesama klub Bundesliga Wolfsburg sebelum dipecat pada Maret tahun lalu setelah hasil yang buruk.
Memang, Kovac tidak pernah menang dalam 11 pertandingan Bundesliga terakhirnya (seri lima kali, kalah enam kali, semuanya bersama Wolfsburg), paceklik terpanjangnya sebagai pelatih Bundesliga.
Akan tetapi, delapan dari sembilan pelatih terakhir Dortmund mampu memenangkan pertandingan liga pertama mereka sebagai pelatih, hanya pelatih sementara Tullberg yang gagal melakukannya (2-2 v Werder Bremen).
Kovac memang memiliki silsilah Bundesliga, setelah memimpin Bayern Munich meraih gelar liga dan DFB-Pokal pada tahun 2018-19.
Pria berusia 53 tahun itu mengakui kesulitan mengambil alih Dortmund di tengah musim dan berencana untuk menanamkan kepercayaan pada skuad selama awal masa jabatannya.
Masih harus dilihat apakah Kovac akan membalikkan nasib Dortmund saat ia memulai masa jabatannya.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Messi memimpin kebangkitan Argentina yang menakjubkan melawan Mesir

Juara bertahan Argentina menciptakan salah satu kebangkitan terbesar dalam sejarah Piala Dunia FIFA, membalikkan defisit… Baca Selengkapnya

July 8, 2026

Rekor dipertaruhkan saat Prancis dan Maroko bentrok

Prancis dan Maroko akan mencetak rekor baru jika salah satu dari mereka lolos ke semifinal… Baca Selengkapnya

July 8, 2026

Belgia merespons dengan kemenangan mendebarkan atas AS setelah kontroversi kartu merah

Belgia menampilkan performa yang dominan untuk menyingkirkan tuan rumah bersama Amerika Serikat, mengamankan kemenangan 4-1… Baca Selengkapnya

July 8, 2026

UEFA mengecam keputusan kartu merah FIFA

UEFA melancarkan kritik keras terhadap FIFA setelah badan pengatur sepak bola dunia itu membatalkan skorsing… Baca Selengkapnya

July 7, 2026

Piala Dunia 2026: Mesir Siap Menghadapi Ujian Argentina di Babak 16 Besar

Juara dunia bertahan Argentina akan melanjutkan mimpi mereka untuk memenangkan trofi Piala Dunia FIFA berturut-turut… Baca Selengkapnya

July 7, 2026

Celtic hampir menyelesaikan transfer Camilo Duran

Upaya Celtic untuk mendatangkan penyerang Qarabağ, Camilo Duran, semakin intensif, dengan laporan terbaru dari Azerbaijan… Baca Selengkapnya

July 7, 2026