Bola

Kovac menyesalkan penampilan yang kurang memuaskan meskipun Dortmund menang

Borussia Dortmund bangkit kembali di Bundesliga dengan kemenangan 2-1 di kandang Koln, namun pelatih kepala Niko Kovac mengungkapkan kekecewaan mendalam atas performa timnya yang kurang memuaskan.

Setelah kekalahan baru-baru ini dalam laga puncak klasemen melawan Bayern Munich, Dortmund kembali meraih kemenangan pada hari Sabtu, sebagian besar berkat kontribusi luar biasa dari Maximilian Beier.

Beier memberikan assist kepada Serhou Guirassy untuk gol pembuka pada menit ke-16 dan kemudian mencetak gol sendiri pada menit ke-60, memberikan Dortmund keunggulan yang meyakinkan di laga tandang.

Namun, gol telat Jakub Kaminski di menit ke-88 menambah ketegangan di menit-menit akhir, memaksa Dortmund untuk berjuang keras demi meraih tiga poin.

Hasil ini membuat mereka tetap tertinggal 11 poin dari pemimpin klasemen Bayern, sekaligus menangkis tekanan dari Hoffenheim.

Meskipun menang, penampilan Dortmund jauh dari dominan. Mereka menghasilkan nilai expected goals (xG) sebesar 1,95 dari 13 tembakan, dibandingkan dengan Koln yang menghasilkan 1,14 dari 14 percobaan, yang menyoroti inefisiensi dalam permainan mereka.

Kovac mengakui kepada wartawan bahwa emosi utamanya adalah rasa kesal, meskipun mereka berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan di mana tim tampil di bawah ekspektasi.

Ia mencatat bahwa sebagai seorang pelatih, ia berhak merasa kesal dengan penampilan seperti itu. Kovac membandingkan hal ini dengan kekalahan mereka dari Bayern pekan sebelumnya, di mana ia mengapresiasi cara mereka bermain meskipun hasilnya mengecewakan.

Namun dalam permainan ini, dia sama sekali tidak menyukai pendekatan mereka secara keseluruhan, dan menunjukkan bahwa mereka kurang memiliki ketajaman yang dibutuhkan.

Dengan sembilan pertandingan Bundesliga tersisa, Dortmund tetap berada di posisi yang baik untuk lolos ke Liga Champions.

Mereka telah tersingkir dari turnamen utama UEFA musim 2025-26 setelah kalah agregat 4-3 dari Atalanta, dan mereka juga tersingkir dari DFB-Pokal.

Beier berpendapat bahwa absennya komitmen tambahan ini dapat memungkinkan Dortmund untuk fokus dan meningkatkan performa mereka agar dapat mengakhiri musim liga dengan baik.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Carrick, Guardiola, Arteta masuk nominasi penghargaan Manajer Terbaik Liga Premier Musim Ini

Michael Carrick masuk dalam daftar nominasi penghargaan Manajer Terbaik Liga Premier setelah menjalani masa tugas… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Bayern Munich berupaya merekrut Anthony Gordon

Setelah kampanye Liga Champions yang mengecewakan, Bayern Munich bertekad untuk memperkuat skuad mereka agar dapat… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Inter menginginkan kesepakatan pertukaran Fratessi-Cambiaso

Setelah kembali menunjukkan minat pada Davide Frattesi, Inter Milan memberikan respons provokatif dengan mengusulkan pertukaran… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Manchester United mempertimbangkan Carrick untuk peran permanen

Manchester United akan semakin dekat untuk menunjuk legenda klub Michael Carrick sebagai manajer tetap mereka… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Yildiz: Saya telah menulis Juventus di hati saya

Kenan Yildiz mengatakan bahwa Juventus ada di hatinya setelah menandatangani kontrak jangka panjang yang baru.… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Harapan Leverkusen di Liga Champions bergantung pada seutas benang di tengah krisis cedera

Bayer Leverkusen harus meraih kemenangan melawan Hamburger SV pada hari terakhir musim Bundesliga dan sekaligus… Baca Selengkapnya

May 14, 2026