Pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, dinobatkan sebagai pesepakbola paling berharga di dunia dalam daftar 100 pemain terbaik CIES Football Observatory terbaru, yang melengkapi tahun luar biasa bagi pemain berusia 18 tahun tersebut.
Pemain asal Spanyol ini, yang menempati posisi kedua dalam voting Ballon d’Or 2025, memiliki nilai fantastis sebesar €343 juta, jauh melampaui para superstar mapan di seluruh Eropa.
Perkembangan Yamal terus berlanjut di bawah pelatih kepala baru Barcelona, Hansi Flick, dengan sang pemain sayap menjadi jimat di lapangan setelah membantu Blaugrana mengamankan gelar La Liga lainnya.
Sebagai produk akademi La Masia, ia dengan cepat berkembang menjadi salah satu pemain muda paling berpengaruh di dunia sepak bola.
Menurut CIES, nilai Yamal jauh melebihi nilai striker Manchester City Erling Haaland dan penyerang Real Madrid Kylian Mbappé, yang menunjukkan betapa tingginya penilaian Observatorium terhadap usia, tingkat performa, situasi kontrak, dan potensi jangka panjangnya.
Angka-angka tersebut menyoroti keberhasilan Barcelona dalam mempertahankan salah satu aset paling berharga dalam dunia sepak bola di tengah pengawasan keuangan yang berkelanjutan.
Secara mengejutkan, pemenang Ballon d’Or Ousmane Dembélé sama sekali tidak masuk dalam daftar 100 besar.
Meskipun menikmati tahun 2025 yang gemilang bersama Paris Saint-Germain, memenangkan Liga Champions, berbagai trofi domestik, penghargaan FIFA The Best, dan Ballon d’Or, pemain berusia 28 tahun itu gagal masuk dalam daftar, bahkan pemain peringkat ke-99 pun dinilai lebih tinggi darinya.
Para analis CIES tampaknya telah menghukum Dembélé karena masalah cedera yang dialaminya baru-baru ini dan minimnya waktu bermain musim ini, faktor-faktor yang telah memicu spekulasi tentang masa depannya di PSG.
Pemain internasional Prancis itu baru tampil 15 kali di semua kompetisi sejauh ini, dan laporan menunjukkan bahwa ia mungkin mempertimbangkan untuk hengkang pada musim panas, dengan minat dari klub-klub Premier League sudah mulai muncul.
Selain Yamal, daftar 10 besar menampilkan perpaduan antara pemain muda dan berpengalaman, termasuk Florian Wirtz, Michael Olise, João Neves, Arda Güler, dan Pedri.
Sembari terus dibandingkan dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, bintang Barcelona itu berulang kali menegaskan bahwa ia ingin menciptakan warisannya sendiri, sebuah warisan yang, dilihat dari perkembangannya saat ini, mungkin sudah mulai membentuk sejarah.

















