Manajer Aston Villa Unai Emery menyatakan tekad timnya untuk mengukir sejarah di leg kedua perempat final Liga Champions melawan Paris St-Germain (PSG) di Villa Park. Meski tertinggal agregat 3-1, Emery yakin timnya dapat membalikkan keadaan. “Kami ingin mengukir sejarah Aston Villa,” kata Emery, yang menyoroti ambisi tim untuk maju dalam kompetisi tersebut.
Kepercayaan diri Emery bersumber dari penampilan timnya di leg pertama, di mana mereka “berhasil menunjukkan kemampuan terbaik” meski kalah. Ia menekankan pentingnya bermain dengan rencana yang kuat dan konsisten selama 90 menit. Emery juga memuji para pendukung timnya, dengan mengatakan mereka akan memainkan peran penting dalam memberi semangat kepada para pemain di lapangan. “Para pendukung akan banyak membantu kami,” katanya.
Penyerang Aston Villa Morgan Rogers sependapat dengan optimisme Emery, dengan mengatakan, “Jika ada yang bisa membalikkan keadaan, itu adalah kami.” Rogers menekankan keyakinan tim terhadap diri mereka sendiri dan kemampuan mereka untuk mengatasi defisit. Ia juga memuji kepemimpinan Emery, dengan mengatakan, “Manajer menyatukan kami.”
Emery membahas kemungkinan memainkan Ollie Watkins dan Marcus Rashford bersama-sama, dengan mengatakan bahwa itu adalah “langkah selanjutnya” yang ingin ia coba. Watkins, yang mencetak gol melawan Southampton pada hari Sabtu, merasa “fantastis,” menurut Emery. Rencana tim adalah menggunakan kualitas Watkins untuk membantu tim, baik ia bermain selama 30 menit atau 90 menit penuh.
Pertandingan melawan PSG menjanjikan akan menjadi pertandingan yang seru, dengan para penggemar Villa berharap akan kemenangan telak. Pengalaman Emery dalam melakukan comeback, baik positif maupun negatif, kemungkinan akan memainkan peran penting dalam pendekatan timnya terhadap pertandingan. Perjalanan Villa ke perempat final sangat luar biasa, dan mereka akan berusaha untuk terus mengukir sejarah pada hari Selasa.
Panggung telah dipersiapkan untuk pertandingan yang menegangkan di Villa Park, dengan Aston Villa yang ingin melawan segala rintangan dan melaju ke semifinal. Kepercayaan diri dan tekad tim akan diuji saat mereka menghadapi salah satu tim terbesar di dunia.
Manajer Manchester City, Enzo Maresca, mengkritik perhatian yang mengelilingi gol kontroversial Erling Haaland dalam kemenangan… Baca Selengkapnya
Laporan dari Prancis menyebutkan bahwa Ansu Fati masih belum fit untuk kembali ke lapangan menjelang… Baca Selengkapnya
Bayer Leverkusen bersiap untuk memberi penghargaan kepada bintang muda Ibrahim Maza dengan kontrak yang lebih… Baca Selengkapnya
Gabriel Jesus mengakui bahwa ia menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan waktu bermain reguler di Barcelona,… Baca Selengkapnya
Arsenal berencana menghubungi badan wasit Pro Ref untuk meminta penjelasan terkait penalti kontroversial yang diberikan… Baca Selengkapnya
Celtic sudah memajukan rencana untuk memperkuat lini tengah mereka selama jendela transfer Januari, dengan gelandang… Baca Selengkapnya