Pelatih kepala Borussia Dortmund, Niko Kovac, baru-baru ini memberikan kesempatan debut Bundesliga kepada gelandang muda Samuele Inacio saat melawan Bayern Munich dan menyatakan harapan tinggi untuk masa depan talenta Italia tersebut.
Menurut Kovac, Inacio yang berusia 17 tahun memiliki potensi untuk menjadi figur kunci tidak hanya bagi Borussia Dortmund tetapi juga bagi tim nasional Italia.
Inacio masuk sebagai pemain pengganti pada hari Sabtu, menggantikan Maximilian Beier pada 15 menit terakhir saat Dortmund kalah 3-2 dari Bayern Munich di Allianz Arena.
Meskipun kalah, remaja itu memberikan kesan positif dalam penampilannya yang singkat.
Berasal dari akademi युवा Atalanta yang terkenal, Inacio telah mewakili Italia di berbagai level usia muda hingga U-18.
Dalam debutnya, ia menunjukkan ketenangan di bawah tekanan, memenangkan dua dari tiga duel, termasuk sebuah dribel yang sukses, dan merebut kembali penguasaan bola tiga kali melawan tim Bayern yang tangguh.
Penampilannya dalam salah satu laga paling intens di sepak bola Jerman ini menegaskan kesiapannya untuk berkompetisi di level tertinggi.
Kovac, yang menunjukkan kepercayaan pada pemain muda itu dengan menurunkannya dalam pertandingan berisiko tinggi seperti itu, memprediksi karier yang signifikan di masa depan untuknya.
Ia menyatakan bahwa jika Inacio tetap sehat, ia akan meraih karier yang gemilang. Kovac menambahkan bahwa bahkan di usia 17 tahun, ia sudah dapat melihat kualitas-kualitas penting yang dibutuhkan untuk menjadi pemain masa depan yang menjanjikan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Inacio dapat mewakili bukan hanya masa depan Dortmund tetapi juga masa depan sepak bola Italia melalui kontribusinya kepada tim nasional.
Inacio, yang memiliki kewarganegaraan ganda Brasil, mungkin akan mendapatkan kesempatan lain untuk bersinar ketika Dortmund bertandang menghadapi Koln pada hari Sabtu.
Saat ini, Dortmund tertinggal 11 poin dari pemimpin klasemen Bayern, yang menambah urgensi dalam kampanye mereka.
Saat tim berupaya memperkecil kesenjangan, mengintegrasikan talenta muda seperti Inacio bisa terbukti sangat penting.
Perpaduan antara keterampilan teknis, kesadaran taktis, dan pengalaman internasionalnya menempatkannya sebagai bintang yang sedang naik daun di sepak bola Eropa.
Rodrygo telah bermain dengan cedera sebagian ligamen anterior cruciate selama hampir tiga tahun sebelum menderita… Baca Selengkapnya
Selain pelatih Cesc Fabregas, mantan bintang Italia Giuseppe Rossi juga mendukung Alessandro Bastoni terkait kontroversi… Baca Selengkapnya
FC Barcelona nyaris gagal melakukan comeback luar biasa di Copa del Rey setelah mengalahkan Atlético… Baca Selengkapnya
Bayer Leverkusen akan menghadapi Hamburg dalam pertandingan Bundesliga yang krusial pada hari Rabu, saat manajer… Baca Selengkapnya
Juara Coppa Italia sudah dijamin lolos ke Liga Europa musim depan, sehingga laga semifinal Atalanta… Baca Selengkapnya
Kylian Mbappé dijadwalkan menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait cedera lututnya, meskipun belum ada rencana operasi… Baca Selengkapnya