Bola

Pemain sayap Atalanta bereaksi setelah menyerahkan permintaan transfer

Penyerang Atalanta Ademola Lookman telah mengonfirmasi pengajuan permintaan transfer resmi karena penolakan tawaran dari Inter Milan.

Penyerang pada hari Minggu melalui unggahan Instagramnya.

Pemain sayap Nigeria itu mengeluh bahwa La Dea menghalangi kesempatan untuk bergabung dengan Nerazurri karena alasan yang tidak diketahuinya.

Penawaran terakhir yang ditolak oleh klub Serie A itu adalah 45 juta Euro, termasuk tambahan, yang menurut pemain internasional Nigeria itu cukup untuk menyelesaikan kesepakatan.

Mantan penyerang Leicester City tersebut, dalam pernyataannya, menjelaskan momen-momen berkesan yang mengantarkan pada kemenangan Liga Eropa UEFA dua musim lalu, yang paling dikenangnya, seraya menambahkan bahwa ia menegaskan keinginannya untuk pindah ke San Siro, yang mendorongnya mengajukan permintaan transfer.

Mengonfirmasi perkembangan terbaru pada Minggu sore, mantan pemain sayap Fulham itu mengatakan ini adalah waktu yang tepat baginya untuk meninggalkan klub dan mencari petualangan lain.

Musim lalu, Le Dea menolak tawaran penyerang dari juara bertahan Liga Champions UEFA, Paris Saint-Germain, yang menyebabkan hubungan mereka semakin memburuk.

Ia lebih lanjut menyatakan bahwa meskipun tawaran dari sejumlah klub yang pernah mendekati Atalanta ditolak, ia tetap setia.

“Namun, pemilik klub dan saya telah sepakat bahwa sekarang adalah waktu yang tepat, dan klub telah menjelaskan kepada saya bahwa jika ada tawaran yang adil, mereka akan mengizinkan saya pindah,” bunyi sebagian pernyataannya.

Namun perkembangan terakhir tampaknya sebaliknya karena La Dea dilaporkan menginginkan setidaknya 50 juta euro untuk penyerang tersebut.

Hubungan mereka kandas setelah gagal mengeksekusi penalti saat eliminasi play-off Liga Champions melawan Club Brugge. Ia bersikeras mengambil penalti krusial, yang berhasil diselamatkan oleh Simon Mignolet, meskipun ia berada di urutan belakang dalam jajaran pengambil penalti klub.

Menanggapi perkembangan tersebut, Gian Piero Gasperini, yang kini telah meninggalkan klub untuk AS Roma, mengecam pemain sayap Nigeria tersebut, menggambarkannya sebagai salah satu pengambil penalti terburuk yang pernah dilihatnya.

Mateo Retegui dan Charles De Ketelaere berada di depannya dalam peringkat tendangan penalti untuk La Dea.

Meskipun Gasperini pergi, hubungan yang memburuk tidak diperbaiki.

Karena tampaknya bertekad untuk bergabung dengan Inter, pemain internasional Nigeria ini berusaha keras untuk mewujudkan transfernya ke Inter. Hal ini mirip dengan Teun Koopmans, yang juga melakukannya dengan pindah ke Juventus musim panas lalu.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Juventus bersiap menawarkan kontrak jangka pendek kepada Vlahovic

Juventus masih bisa menawarkan perpanjangan kontrak dua tahun kepada Dusan Vlahovic, meskipun ada minat dari… Baca Selengkapnya

April 30, 2026

Manchester City kecewa dengan jadwal pertandingan

Manchester City merasa frustrasi setelah mendapatkan jadwal pertandingan yang berat di pekan-pekan terakhir musim ini,… Baca Selengkapnya

April 29, 2026

John Stones akan meninggalkan Manchester City setelah 10 tahun penuh trofi

Manchester City telah mengkonfirmasi bahwa bek John Stones akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025-26,… Baca Selengkapnya

April 29, 2026

Real Madrid mengkonfirmasi cedera Mbappe, namun masih diragukan untuk El Clasico

Real Madrid telah mengkonfirmasi bahwa penyerang bintang mereka, Kylian Mbappé, mengalami cedera otot selama pertandingan… Baca Selengkapnya

April 28, 2026

Kebangkitan Daizen Maeda yang tepat waktu meningkatkan performa Celtic

Daizen Maeda telah kembali menemukan performa terbaiknya di saat yang tepat bagi Celtic, memberikan dorongan… Baca Selengkapnya

April 28, 2026

Beye berharap bisa finis di zona Eropa

Manajer Olympique Marseille, Habib Beye, masih berharap dapat mengamankan tempat di kompetisi Eropa meskipun baru-baru… Baca Selengkapnya

April 28, 2026