Paris Saint-Germain memastikan tempat mereka di final Liga Champions UEFA dengan kemenangan 2-1 atas Arsenal di Parc des Princes, yang memastikan kemenangan agregat 3-1. Klub Prancis itu kini akan menghadapi Inter Milan di final di Munich, saat kembang api menerangi langit Paris setelah peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
Setelah Arsenal mengawali pertandingan dengan gemilang, PSG yang unggul lebih dulu melalui Fabián Ruiz pada menit ke-27, memanfaatkan penguasaan permainan oleh tim tuan rumah. Meski Arsenal menekan sejak awal, The Gunners gagal memanfaatkan peluang dan tertinggal 1-0 hingga turun minum.
Babak kedua Arsenal berusaha keras, tetapi PSG kembali mencetak gol pada menit ke-72. Achraf Hakimi menggandakan keunggulan setelah menerima umpan cerdik dari Ousmane Dembélé, yang membuat Arsenal semakin dekat untuk menang. Meskipun Bukayo Saka memperkecil ketertinggalan hanya empat menit kemudian, tim tamu tidak mampu memperkecil ketertinggalan.
Arsenal menciptakan sejumlah peluang kunci, termasuk peluang emas yang gagal dimanfaatkan Saka di akhir pertandingan. Dengan 16 tembakan dan xG yang lebih tinggi (2,94) daripada PSG (1,72), tim asuhan Mikel Arteta akan menyesali kurangnya penyelesaian klinis mereka, masalah yang sering disoroti oleh para pakar dan penggemar.
Mantan pemain dan komentator mencatat transformasi PSG dari performa buruk di awal musim, saat mereka finis di posisi ke-15 di fase liga, menjadi pesaing serius. Matthew Upson menekankan evolusi tim Prancis menjadi unit yang tangguh, sementara Nedum Onuoha mengamati bagaimana pergantian pemain kedua tim gagal mengubah momentum permainan secara signifikan.
Pada akhirnya, efisiensi PSG di depan gawang dan ketidakmampuan Arsenal dalam mengonversi peluang-peluang penting terbukti menentukan. Saat PSG bersiap menghadapi Inter Milan, penantian Arsenal untuk meraih kesuksesan di Liga Champions terus berlanjut, dengan pertanyaan-pertanyaan yang kembali muncul tentang perlunya penyerang yang andal dan keunggulan yang lebih tajam dalam pertandingan-pertandingan yang menentukan.
Michael Carrick telah setuju untuk menjadi pelatih kepala interim Manchester United, dengan mantan asisten manajer… Baca Selengkapnya
Milan mendapat pukulan ganda akibat cedera, karena pemain baru Niclas Fullkrug dan Rafael Leao dipastikan… Baca Selengkapnya
Menurut laporan terbaru, penyerang andalan RB Leipzig, Timo Werner, hampir menyelesaikan kepindahannya ke San Jose… Baca Selengkapnya
Xabi Alonso telah meninggalkan posisinya sebagai manajer Real Madrid setelah hanya delapan bulan menjabat, dengan… Baca Selengkapnya
Upaya Celtic untuk mendatangkan pemain sayap asal Pantai Gading, Jocelin Ta Bi, telah menemui hambatan… Baca Selengkapnya
Manajer Olympique Marseille, Roberto De Zerbi, mengatakan bahwa ia akan meninggalkan klub begitu direktur sepak… Baca Selengkapnya