Bola

PSG menderita pukulan cedera Vitinha

Paris Saint-Germain akan kehilangan playmaker mereka, Vitinha, setidaknya selama seminggu.

Hal ini menyusul pembaruan yang diberikan oleh juara Eropa tersebut mengenai cedera yang dialami oleh pemain internasional Portugal itu saat kekalahan 2-1 mereka melawan Olympique Lyon di Parc des Princes dalam Ligue 1.

Kekalahan tersebut mengurangi keunggulan PSG di puncak klasemen menjadi satu poin, meskipun mereka masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.

Vitinha, yang mengalami cedera tumit kanan saat melawan Lyon pada hari Minggu, akan absen dalam pertandingan Ligue 1 melawan Nantes dan Angers.

Menurut informasi yang dirilis oleh raksasa Ligue 1 tersebut, pemain Portugal itu menderita “radang pada tumit kanannya” dan akan menerima perawatan “dalam beberapa hari mendatang.”

Hal ini juga menimbulkan keraguan mengenai partisipasinya melawan Bayern Munich di leg pertama semifinal Liga Champions.

Vitinha terpaksa keluar lapangan lebih awal pada Minggu malam dan akan tetap berada di bawah perawatan medis selama beberapa hari ke depan. Penilaian lebih lanjut akan dilakukan pada akhir pekan.

Ini berarti ketersediaannya akan bergantung pada bagaimana perasaannya dalam beberapa hari mendatang, dan staf medis serta pelatih juga akan memutuskan hal tersebut.

Vitinha selalu menjadi bagian penting dari skuad Luis Enrique. Meskipun pemain lain seperti Warren Zaïre-Emery dan Fabian Ruiz dapat mengisi kekosongannya, absennya Vitinha pasti akan sangat terasa.

Meskipun klub ibu kota itu tampaknya tidak meragukan ketersediaan gelandang mereka untuk leg pertama semifinal melawan Bayern Munich pada 28 April, apa pun bisa terjadi.

Karena ini adalah bagian terpenting musim ini bagi mereka yang ingin memenangkan gelar dan berjuang menghindari degradasi, taruhannya sangat tinggi bagi PSG.

Vitinha telah menjadi pemain luar biasa bagi juara Eropa, dengan konsistensi selama dua tahun terakhir. Ketidakhadirannya akan secara drastis mengubah strategi serangan Paris Saint-Germain.

Meskipun Ruiz baru saja kembali beraksi setelah absen selama tiga bulan, kebugarannya belum seratus persen, karena ia hanya bermain selama dua puluh menit melawan Lyon.

Oleh karena itu, sulit untuk memperkirakan dia akan mencapai performa puncak sebelum pertandingan melawan Bayern Munich.

Alternatif lainnya adalah Senny Mayulu, tetapi pemain internasional Prancis U-21 ini masih mencari performa terbaiknya di tahun 2026.

Satu-satunya kepastian nyata di area ini menyangkut Zaïre-Emery, yang telah menjadi starter dalam 40 pertandingan berturut-turut sebelum pertandingan melawan Lyon, dan Joao Neves, yang kelelahan setelah pertandingannya di Liverpool.

Mereka harus bermain habis-habisan melawan salah satu tim terbaik di Eropa dalam hal intensitas dan tekanan.

PSG pasti akan membutuhkan sang maestro mereka dalam delapan hari ke depan karena tekanan terus meningkat baik di dalam negeri maupun internasional.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Carrick, Guardiola, Arteta masuk nominasi penghargaan Manajer Terbaik Liga Premier Musim Ini

Michael Carrick masuk dalam daftar nominasi penghargaan Manajer Terbaik Liga Premier setelah menjalani masa tugas… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Bayern Munich berupaya merekrut Anthony Gordon

Setelah kampanye Liga Champions yang mengecewakan, Bayern Munich bertekad untuk memperkuat skuad mereka agar dapat… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Inter menginginkan kesepakatan pertukaran Fratessi-Cambiaso

Setelah kembali menunjukkan minat pada Davide Frattesi, Inter Milan memberikan respons provokatif dengan mengusulkan pertukaran… Baca Selengkapnya

May 15, 2026

Manchester United mempertimbangkan Carrick untuk peran permanen

Manchester United akan semakin dekat untuk menunjuk legenda klub Michael Carrick sebagai manajer tetap mereka… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Yildiz: Saya telah menulis Juventus di hati saya

Kenan Yildiz mengatakan bahwa Juventus ada di hatinya setelah menandatangani kontrak jangka panjang yang baru.… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Harapan Leverkusen di Liga Champions bergantung pada seutas benang di tengah krisis cedera

Bayer Leverkusen harus meraih kemenangan melawan Hamburger SV pada hari terakhir musim Bundesliga dan sekaligus… Baca Selengkapnya

May 14, 2026