Rodrygo telah bermain dengan cedera sebagian ligamen anterior cruciate selama hampir tiga tahun sebelum menderita cedera lutut parah yang mengakhiri musimnya dalam pertandingan La Liga terbaru Real Madrid CF melawan Getafe CF.
Pemain sayap asal Brasil itu mengalami robekan ACL dan meniskus lateral di lutut kanannya saat kekalahan 1-0 pada hari Senin, dengan laporan selanjutnya mengungkapkan bahwa sendi tersebut sudah bermasalah sejak tahun 2023.
Pemeriksaan medis mengkonfirmasi bahwa pemain berusia 25 tahun itu pingsan setelah ligamennya akhirnya putus pada penampilan pertamanya sejak awal Februari, setelah baru saja pulih dari tendinosis hamstring kanan.
Menurut laporan, Rodrygo awalnya mengalami robekan sebagian ACL saat membela tim nasional sepak bola Brasil pada tahun 2023.
Pada saat itu, dokter memilih untuk tidak melakukan operasi, melainkan meresepkan fisioterapi intensif dan latihan penguatan preventif untuk menstabilkan lutut dan memungkinkannya untuk terus berkompetisi untuk klub dan negara.
Keputusan untuk menghindari intervensi bedah telah digambarkan oleh berbagai sumber sebagai pendekatan yang terhitung dan standar secara medis untuk robekan ACL parsial.
Perwakilan pemain tersebut menegaskan bahwa ia menerima perawatan yang layak untuk setiap keluhan fisik yang dialaminya, dan menolak segala tuduhan kelalaian.
Menghindari operasi segera sering dianggap layak ketika ligamen masih utuh sebagian, dan atlet dapat berfungsi tanpa ketidakstabilan.
Rodrygo mengungkapkan kesedihannya di media sosial setelah konfirmasi cedera tersebut, menyebutnya sebagai “salah satu hari terburuk” dalam hidupnya dan mengakui bahwa ia telah lama mengkhawatirkan kemunduran seperti itu.
Terlepas dari kesedihan yang mendalam, ia merenungkan momen-momen terbaik dalam kariernya dan bertekad untuk menghadapi rehabilitasi panjang yang ada di depannya, meskipun waktu yang tidak tepat ini berpotensi menggagalkan beberapa ambisi terbesarnya.
Absennya Rodrygo memperparah krisis cedera yang semakin parah di Santiago Bernabéu. Rodrygo menjadi pemain Madrid kelima yang menderita cedera ACL serius sejak musim panas 2023, bergabung dengan rekan setimnya seperti Thibaut Courtois, David Alaba, dan Dani Carvajal.
Rekan senegaranya dari Brasil, Éder Militão, telah mengalami cedera yang sama dua kali dalam beberapa musim terakhir, yang menggarisbawahi pola yang mengkhawatirkan bagi raksasa Spanyol tersebut.
Fokus utama saat ini adalah keberhasilan operasi dan rehabilitasi, tetapi jangka waktu pemulihan diperkirakan akan berlangsung hingga 12 bulan.
Prognosis tersebut tidak hanya membuat Rodrygo absen selama sisa musim domestik dan Eropa, tetapi juga membuat partisipasinya di Piala Dunia 2026 diragukan, sehingga Madrid dan Brasil harus menghadapi periode panjang tanpa salah satu ancaman serangan paling dinamis mereka.
Selain pelatih Cesc Fabregas, mantan bintang Italia Giuseppe Rossi juga mendukung Alessandro Bastoni terkait kontroversi… Baca Selengkapnya
Pelatih kepala Borussia Dortmund, Niko Kovac, baru-baru ini memberikan kesempatan debut Bundesliga kepada gelandang muda… Baca Selengkapnya
FC Barcelona nyaris gagal melakukan comeback luar biasa di Copa del Rey setelah mengalahkan Atlético… Baca Selengkapnya
Bayer Leverkusen akan menghadapi Hamburg dalam pertandingan Bundesliga yang krusial pada hari Rabu, saat manajer… Baca Selengkapnya
Juara Coppa Italia sudah dijamin lolos ke Liga Europa musim depan, sehingga laga semifinal Atalanta… Baca Selengkapnya
Kylian Mbappé dijadwalkan menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait cedera lututnya, meskipun belum ada rencana operasi… Baca Selengkapnya