Pimpinan Red Bull, Christian Horner, mengakui bahwa selisih terhadap Mercedes dan Ferrari terlalu besar, tapi dia menantang timnya untuk mencoba dan mengalahkan rival mereka di pertengahan kedua musim ini.
Klub berbasis Milton Keynes ini belum sekalipun terlihat seperti pengejar gelar di musim 2017, dan Ferrari dan Mercedes tampak seperti dua pengejar gelar.
Ferrari, yang odds-nya 5,25 untuk menjuarai Constructors’ Championship, menjadi bintang paling gemilang musim ini setelah menikmati waktu yang lebih baik selama testing pra-musim, dan membawa serta momentum itu, sementara Mercedes telah berkembang selama 11 event pertama.
Saat ini Mercedes memimpin Constructors’ Championship dengan 357 poin, 39 poin diatas ranking dua, Ferrari, dan 173 poin diatas ranking tiga, Red Bull.
Duo Red Bull, Daniel Ricciardo dan Max Verstappen, baru meraih satu kemenangan sepanjang musim ini, dan pembalap asal Australia tersebut menang lomba di Azerbaijan.
Musim Formula One akan kembali dari jeda musim panas untuk pertengahan kedua di Belgia, di akhir bulan Agustus, dan diakui Horner kecil kemungkinannya mereka akan mengejar gelar.
Namun, dia telah menantang timnya untuk tampil agresif dan mencoba mengalahkan rival mereka di 11 lomba terakhir.
Horner berkata: “Dari segi kejuaraan, saya pikir selisih antara kami dan Mercedes dan Ferrari terlalu besar untuk ditutup, tapi saya mau minimal untuk mengalahkan skor Ferrari di pertengahan kedua tahun ini.
“Saya rasa kami bisa memasuki situasi untuk menantang untuk podium, dan bahkan ranking lebih tinggi di podium di beberapa lomba antara sekarang dan akhir tahun, lalu ada target realistis dan agresif untuk kami.”
Michael Carrick telah setuju untuk menjadi pelatih kepala interim Manchester United, dengan mantan asisten manajer… Baca Selengkapnya
Milan mendapat pukulan ganda akibat cedera, karena pemain baru Niclas Fullkrug dan Rafael Leao dipastikan… Baca Selengkapnya
Menurut laporan terbaru, penyerang andalan RB Leipzig, Timo Werner, hampir menyelesaikan kepindahannya ke San Jose… Baca Selengkapnya
Xabi Alonso telah meninggalkan posisinya sebagai manajer Real Madrid setelah hanya delapan bulan menjabat, dengan… Baca Selengkapnya
Upaya Celtic untuk mendatangkan pemain sayap asal Pantai Gading, Jocelin Ta Bi, telah menemui hambatan… Baca Selengkapnya
Manajer Olympique Marseille, Roberto De Zerbi, mengatakan bahwa ia akan meninggalkan klub begitu direktur sepak… Baca Selengkapnya