Charles Leclerc, yang memodifikasi kontraknya dengan Ferrari, hingga 2024, telah mengatakan bahwa ia tidak akan meengulang kecelakaan dengan rekan setimnya Sebastian Vettel di trek balap lagi.
Dia membuat pernyataan itu dalam sebuah wawancara dengan Autosport. Musim lalu, cukup jelas bahwa ada beberapa persaingan antara kedua pembalap itu, terutama di Brazil November lalu ketika keduanya saling menabrak, yang menyebabkan mereka berlomba dan menyebabkan keduanya didiskualifikasi.
Kedua pengemudi menolak untuk menerima kesalahan seperti bos mereka, Mattia Binotto tidak mau disalahkan. Di Rusia, Vettel mengabaikan perintah tim dengan cara yang sama seperti Leclerc yang tidak menaati rencana serupa di Monza, Italia. Dia mengakui bahwa kecelakaan di Brasil adalah pelajaran bagi keduanya karena mereka belajar bagaimana saling berhubungan dengan lebih baik.
Tapi Leclerc kini datang untuk mengatakan bahwa ia berencana untuk belajar dari rekan setimnya yang lebih tua, mengakui bahwa Vettel memiliki lebih banyak pengalaman, terutama dalam berurusan dengan para engineer dan dalam memahami jalan secara keseluruhan.
Pembalap 22 tahun itu memiliki 2019 yang mengesankan, memenangkan tujuh jarak dan finis di tempat keempat dalam peringkat keseluruhan pembalap, di depan Vettel. Dia juga bisa mengamankan Ferrari Grand Prix pertama mereka untuk musim lalu. Tidak diragukan kinerjanya adalah yang membuatnya mendapatkan kesempatan untuk memperbarui kontraknya. Secara umum, Ferrari mengecewakan, tetapi kinerja Leclerc adalah satu-satunya hal yang membahagiakan.
Meski begitu, persaingan antara dia dan Vettel membuat tim jauh lebih mahal. Vettel mengakui bahwa keduanya cukup kompetitif, selalu ingin menang, dan ini dapat menyebabkan masalah di trek.
Namun, ia masih mengatakan bahwa hubungannya dengan Vettel cukup kuat, yang menyatakan bahwa mereka berdua cukup dewasa untuk mengakui bahwa apa pun yang terjadi di trek tetap disana dan mereka tidak membawanya ke luar jalur. Dia mengatakan bahwa mereka berdua memberikan waktu yang cukup untuk sebuah insiden untuk mereda sebelum membicarakannya, agar tidak salah paham satu sama lain.
Real Madrid melanjutkan aktivitas bursa transfer musim panas yang sibuk dengan menyelesaikan perekrutan pemain internasional… Baca Selengkapnya
Dalam sebuah perubahan dramatis, Tim Nasional Pria Amerika Serikat menerima dorongan signifikan ketika FIFA menangguhkan… Baca Selengkapnya
Spanyol akan menghadapi Portugal di babak 16 besar dengan tujuan melaju ke perempat final dan… Baca Selengkapnya
Nottingham Forest akan menunjuk mantan manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, sebagai pelatih kepala baru mereka… Baca Selengkapnya
Mantan striker Prancis, Thierry Henry, memuji juara dunia 2018 karena solid dan seimbang. Les Bleus… Baca Selengkapnya
Argentina, salah satu favorit Piala Dunia 2026, akan menghadapi tim debutan Tanjung Verde di babak… Baca Selengkapnya