Golf

Matsuyama Menjadi Pegolf Pria Asia Pertama yang meraih gelar Major setelah Memenangkan 2021 Masters

Hideki Matsuyama telah mencatatkan namanya di emas tidak hanya di dunia golf tetapi dalam sejarah negaranya karena ia akan turun sebagai pegolf Jepang pertama yang memenangkan gelar utama setelah kemenangannya yang menakjubkan di Masters 2021.

Matsuyama menyelesaikan satu-lebih 73 pada 10 under, 1 tembakan di depan Will Zalatoris, yang membuat penampilan pertamanya di Masters. Pemenang Texas Open, Jordan Speith mengakhiri babak final dengan peringkat 7 di bawah untuk berbagi tempat ketiga dengan Xander Schauffele. Pembalap Spanyol Jon Rahm tetap di tempat kelima dengan 6 di bawah. Matsuyama, yang tidak pernah memenangkan gelar sejak 2017, memenangkan Piala Perak karena menjadi amatir terkemuka di Masters 2011.

Matsuyama memulai Minggu sebagai pemimpin semalam dengan keunggulan empat tembakan yang segera menjadi keunggulan satu tembakan setelah membuat bogey pada lubang pertamanya sementara petenis Amerika Zalatoris melakukan birdie pada lubang itu dan lubang berikutnya. Tapi Matsuyama dengan cepat menebus kesalahan itu dengan birdie pada hole kedua dan pukulan par pada hole ketiga dan kelima. Dia kemudian mengikutinya dengan birdie hingga yang kesembilan. Keunggulan Matsuyama semakin melebar setelah Zalitoris melakukan kesalahan pada tanggal 10 dan 12.

Pada hole ke-12, Schauffele bangkit kembali dari bogey yang sebelumnya ia buat dan membukukan birdie dari sana hingga hole ke-15. Matsuyama membuat kesalahan lagi pada menit ke-15 ketika bolanya menemukan air, mengurangi keunggulannya menjadi dua tembakan. Dia juga melakukan bogey di hole ke-16, begitu pula Schauffele. Tapi Matsuyama bertekad bahwa kemenangan ini adalah miliknya saat ia melakukan par pada dua hole terakhir untuk memenangkan pertandingan mayor pertama dalam karirnya.

Berbicara setelah ronde terakhir, Matsuyama menjelaskan bahwa kegugupannya tidak muncul tepat waktu dan hanya menjadi masalah setelah hole kesembilan dan bertahan hingga akhir. Ia juga mengungkapkan optimismenya bahwa prestasinya akan menginspirasi rekan-rekan senegaranya; “Mudah-mudahan saya akan menjadi pelopor dan banyak pemain Jepang lainnya akan mengikuti dan saya senang membuka pintu air.”

Ditulis oleh Leon Osamor

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Pertandingan Finalissima antara Argentina dan Spanyol dibatalkan oleh UEFA

Pertandingan Finalissima yang sangat dinantikan antara tim nasional sepak bola Argentina dan tim nasional sepak… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Como semakin dekat dengan mimpi Liga Champions setelah mengalahkan Roma

Cesc Fabregas berada di ambang mencetak rekor sebagai manajer pertama yang membawa Como ke turnamen… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Kiper remaja Bayern Munich siap menjadi starter di Liga Champions

Bayern Munich kini menghadapi krisis penjaga gawang yang serius menjelang leg kedua babak 16 besar… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Kiper Tottenham berterima kasih atas dukungan setelah melakukan kesalahan

Antonin Kinsky mengucapkan terima kasih kepada para pendukung atas pesan-pesan mereka setelah menggambarkan malam yang… Baca Selengkapnya

March 12, 2026

Liga Champions: PSG memberikan tugas berat kepada Chelsea

Paris Saint-Germain pada hari Rabu menghancurkan Chelsea dengan skor 5-2 dalam pertandingan leg pertama babak… Baca Selengkapnya

March 12, 2026

Kai Havertz menghantui mantan klubnya dengan penalti di menit-menit akhir

Dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang mendebarkan di BayArena, Arsenal nyaris… Baca Selengkapnya

March 12, 2026