Olahraga Lainnya

Leicester Races Go On Meskipun Kotanya Lockdown

Orang-orang terus mengungkapkan keterkejutan mereka setelah balapan Leicester, yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni, berjalan sesuai rencana.

Kasus koronavirus yang terus meningkat di kota ini menyebabkan penutupan yang dilakukan oleh Sekretaris Kesehatan, Matt Hancock, pada Senin malam. Namun, British Horseracing Association mengumumkan, Selasa malam, bahwa balapan masih akan berlangsung sesuai jadwal.

Suasana di sekitar lintasan membuat jelas bahwa ada sesuatu yang salah. Sudah, beberapa pemilik kuda telah menarik kuda mereka dari acara tersebut setelah pengumuman kuncian pada hari Senin dan tidak merasa aman membawanya kembali.

Selain itu, hanya empat kios didirikan di tempat itu karena sebagian besar pemilik kios menolak untuk hadir. Menurut Kate Hills, yang bekerja dengan Racetech, sebuah perusahaan yang mempekerjakan penangan warung, beberapa pekerja mereka tidak nyaman dengan mendirikan warung di tempat itu dan tidak mungkin mereka bisa menemukan Pengganti dalam waktu sesingkat itu.

Mick Appleby, yang merupakan pelatih lokal, menyatakan ketidakpercayaannya terhadap fakta bahwa balapan masih diperbolehkan untuk berlanjut. Dia berkata, “Saya tidak percaya balap masih berjalan. Demi keselamatan semua staf saya, saya telah memutuskan untuk menarik semua pelari saya.” Appleby memasukkan tiga kuda ke balapan tetapi harus menariknya.

Graeme McPherson juga memasukkan kudanya, Homing Star, ke dalam acara tersebut tetapi harus menariknya keluar. Menurut pernyataannya di Twitter, “Untuk balapan di Leicester ketika bisnis lokal diberi tahu bahwa mereka tidak dapat membuka, penduduk diperintahkan untuk tinggal di rumah dan semua orang diberitahu untuk menghindari perjalanan yang tidak penting ke kota terlihat paling tidak sensitif, dan paling tidak sembrono.”

Sebanyak 18 kuda ditarik keluar dari balapan dari 121. BHA mengatakan mereka tidak akan mengambil tindakan apa pun terhadap pelatih yang menarik kuda mereka. Mereka juga menyatakan bahwa mereka membuat langkah-langkah untuk melindungi pembalap dan semua orang di trek. Penonton juga tidak diizinkan. Jenderal arena balap, David Maykels, menggambarkan tempat itu sebagai “mungkin tempat teraman di Leicester.”

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Wasit Somalia akan memimpin Piala Super UEFA setelah Piala Dunia ditolak

Wasit asal Somalia, Omar Artan, telah diberi penugasan bergengsi di Piala Super UEFA hanya beberapa… Baca Selengkapnya

June 12, 2026

Martinez optimistis dengan peluang Portugal di Piala Dunia

Portugal meraih kemenangan 2-1 melawan Nigeria dalam pertandingan persahabatan terakhir mereka sebelum Piala Dunia, meskipun… Baca Selengkapnya

June 12, 2026

Piala Dunia 2026: Reaksi saat Mbappe meninggalkan kamp Prancis

Bintang Prancis Kylian Mbappé kembali menjadi sorotan karena alasan yang kurang baik setelah dilaporkan terlihat… Baca Selengkapnya

June 12, 2026

Pakkojang FC vs Paman Alur FC

Samarinda – Sebagai bagian dari persiapan menghadapi turnamen yang akan datang, Pakkojang FC menggelar pertandingan… Baca Selengkapnya

June 12, 2026

One Piece FC vs Bendang FC

Samarinda, 20 Mei 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas permainan dan mempersiapkan tim menghadapi berbagai… Baca Selengkapnya

June 12, 2026

One Piece FC vs Hema Center FC

Samarinda, 13 Mei 2026 – Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi turnamen yang akan datang, One Piece FC menggelar… Baca Selengkapnya

June 12, 2026