Arsenal berencana menghubungi badan wasit Pro Ref untuk meminta penjelasan terkait penalti kontroversial yang diberikan kepada Sunderland selama pertandingan Liga Premier hari Sabtu lalu.
Wasit John Brooks menunjuk titik penalti setelah Ezri Konsa dan Dan Ballard terlibat perkelahian fisik di dalam kotak penalti Arsenal, dan VAR mendukung keputusan tersebut.
Keputusan itu membuat marah manajer Arsenal, Mikel Arteta, yang mempertanyakan mengapa penalti diberikan meskipun ada tinjauan video.
Manajer The Gunners menggambarkan keputusan itu sebagai tidak dapat diterima dan mengatakan bahwa keputusan wasit yang penting dapat secara signifikan memengaruhi persaingan perebutan gelar juara.
“Ini tidak dapat diterima di level ini. Saya menontonnya 20 kali, dan saya tidak dapat menemukan cara untuk memahami bagaimana mereka berpikir untuk memberikan penalti dalam situasi itu, atau bagaimana VAR harus turun tangan. Saya sedih bahwa kita harus membahas ini setelah pertandingan yang begitu indah, yang di level ini memiliki bobot yang begitu besar. Karena itu mengubah jalannya musim dan dapat membuat Anda kehilangan gelar juara,” kata Arteta.
Pusat Pertandingan Liga Premier mengatakan VAR memeriksa dan mengkonfirmasi keputusan di lapangan sebagai pelanggaran menahan yang dilakukan oleh Konsa.
Para petugas memutuskan bahwa Konsa telah melakukan pelanggaran terhadap Ballard, meskipun Arsenal meyakini bahwa diperlukan kejelasan lebih lanjut mengenai bagaimana keputusan tersebut diambil.
Pada akhirnya, penalti tersebut tidak merugikan Arsenal, karena kiper David Raya melakukan penyelamatan luar biasa untuk menggagalkan peluang Enzo Le Fee dan menjaga skor tetap imbang.
Arsenal kemudian berhasil mengamankan kemenangan 2-0, dengan Bruno Guimaraes dan Bukayo Saka mencetak gol.
Beberapa pengamat mendukung kritik Arteta setelah pertandingan. Mantan bek Wales, Ashley Williams, berpendapat bahwa Ballard telah menarik Konsa hingga jatuh dan bersikeras bahwa insiden tersebut seharusnya menghasilkan tendangan bebas untuk Arsenal, bukan penalti untuk Sunderland.
Keputusan Arsenal untuk menghubungi Pro Ref mencerminkan keinginan mereka untuk mendapatkan kejelasan atas keputusan-keputusan penting dari wasit, terutama karena mereka terus berupaya mempertahankan gelar Liga Premier.
Klub tersebut khawatir bahwa keputusan kontroversial dapat memengaruhi hasil pertandingan dan pada akhirnya memengaruhi ambisi mereka untuk meraih gelar juara.
