Atalanta mencatatkan kemenangan 2-1 atas juara bertahan Napoli dalam pertandingan Serie A yang diwarnai dua keputusan wasit yang sangat kontroversial.
Napoli unggul terlebih dahulu sebelum La Dea bangkit dari ketertinggalan untuk mengamankan poin maksimal di Stadion Gewiss pada hari Minggu.
Keputusan itu juga membuat pelatih Napoli, Antonio Conte, frustrasi karena kedua manajer menyampaikan pendapat mereka tentang kinerja wasit.
Gol dari Mario Pasalic dan Lazar Samardzic sudah cukup untuk mengamankan poin maksimal bagi anak asuh Raffaele Palladino.
La Dea memasuki pertandingan ini setelah mengalami kekalahan 2-0 dari Borussia Dortmund di babak play-off Liga Champions tengah pekan lalu.
Kemenangan ini diharapkan dapat memberi mereka modal saat mereka mempersiapkan diri untuk pertandingan leg kedua melawan tim Bundesliga pada hari Rabu.
Napoli memasuki pertandingan ini setelah menikmati laga menegangkan dengan empat gol yang membuat mereka dua kali bangkit untuk menahan imbang Roma 2-2 meskipun tanpa Scott McTominay, David Neres, Giovanni Di Lorenzo, Amir Rahmani, Kevin De Bruyne, dan Andre Frank Zambo Anguissa.
Napoli unggul lebih dulu melalui tendangan bebas yang didapatkan Rasmus Hojlund saat melawan mantan klubnya. Miguel Gutierrez melambungkan bola ke arah Sam Beukema yang tak terkawal, yang kemudian menyundul bola dari jarak enam yard. Sungguh luar biasa.
Alisson Santos, yang mencetak gol pertamanya untuk Napoli saat menjadi starter melawan Roma, menggiring bola melewati Marco Carnesecchi dan mencetak gol ke gawang kosong, namun gol tersebut tidak dihitung karena ia berada dalam posisi offside.
Setelah Mario Pasalic berhasil mengatasi tantangan dari Antonio Vergara, ia gagal mengatasi tantangan kedua dari Juan Jesus.
Vanja Milinkovic-Savic melakukan penyelamatan ganda untuk mempertahankan keunggulan Napoli. Pertama, ia dengan akrobatik menepis tendangan silang Kamaldeen Sulemana dari bawah mistar gawang, kemudian melakukan penyelamatan yang lebih sulit untuk membelokkan tendangan kerasnya ke samping tiang gawang, dan menggagalkan penyelesaian akhir Sulemana yang melewati sela-sela kaki bek lawan.
Napoli mendapatkan tendangan penalti sesaat sebelum jeda babak pertama ketika Hojlund menabrak kaki Isak Hien dan melewatinya.
Namun, wasit Daniele Chiffi mengubah keputusan tersebut setelah VAR turun tangan menyusul Tinjauan di Lapangan.
Alisson Santos memaksa Carnesecchi beraksi setelah melewati Nikola Krstovic, menguji kemampuan kiper di tiang dekat. Kiper itu juga siaga pada sundulan susulan Vergara.
Ada keputusan kontroversial lain yang dibuat hanya semenit setelah babak kedua dimulai, ketika Hojlund melepaskan diri dari Hien di garis pinggir lapangan dan memberikan umpan balik kepada Miguel Gutierrez yang kemudian mencetak gol ke gawang.
Namun, wasit membatalkan gol tersebut karena Hojlund melakukan tarikan ringan pada lengan bek Atalanta.
Alisson Santos dan Vergara benar-benar mengancam Atalanta, tetapi sebagian besar upaya mereka meleset dari sasaran.
Tim tuan rumah kemudian menyamakan kedudukan melalui Pasalic, yang menyundul bola dari jarak enam yard memanfaatkan sepak pojok Nicola Zalewski.
Permainan kemudian menjadi terbuka lebar ketika Gianluca Scamacca melepaskan tendangan keras kaki kanan, yang berhasil ditepis di dekat tiang gawang.
La Dea akhirnya membalikkan keadaan sepenuhnya dalam waktu 20 menit melalui pemain pengganti Samardzic, yang sundulan melengkungnya dari umpan silang Lorenzo Bernasconi masuk ke sudut bawah gawang dari jarak 10 yard di luar jangkauan ujung jari Milinkovic-Savic.
Napoli berupaya keras mencari gol peny equalizer saat mereka terus menyerang hingga akhir pertandingan, tetapi gagal mencetak gol yang akan membawa mereka kembali ke dalam permainan.












