Bola

Liga Europa: Lille raih poin maksimal di Roma

Tim Ligue 1 Lille menampilkan penampilan gigih untuk meraih poin maksimal melawan AS Roma di Stadion Olimpico dalam Liga Eropa UEFA.

Gialorossi memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan dengan skor 1-0, tetapi kemalangan mereka dirangkum oleh serangkaian tiga penyelamatan penalti dari kiper Lille, Ozer, yang menggagalkan Roma dalam tiga percobaan setelah mereka harus mengulang kesalahan karena pelanggaran.

Tim tamu unggul terlebih dahulu, yang menyebabkan keheningan di antara penonton tuan rumah setelah hanya enam menit, ketika Arnar Haraldsson menyambar bola lepas di kotak penalti dan dengan tenang menyelesaikannya.

Roma mengawali pertandingan dengan baik ketika Matias Soulé menguji pertahanan dalam waktu dua menit, tetapi tendangan penyerang Islandia itu mengubah momentum.

Tim asuhan Gian Piero Gasperini kemudian terus menekan untuk menyamakan kedudukan. Pertahanan Lille berdiri kokoh untuk membendung tembakan Soulé dan Evan Ferguson, sementara Ozer melakukan penyelamatan gemilang dari tendangan jarak jauh Lorenzo Pellegrini di pertengahan babak pertama.

Tekanan Giallorossi hampir membuahkan hasil pada menit ke-35 saat mereka nyaris mencetak gol ketika Kostas Tsimikas dan Neil El Aynaoui sama-sama gagal mengeksekusi tendangan mereka sebelum Mandi melakukan penyelamatan gemilang di garis gawang.

Lille terus bertahan dengan Roma mendominasi penguasaan bola, tetapi gagal memecah kebuntuan. Lille kemudian mempertahankan keunggulan tipis mereka menjelang babak kedua.

Gialorossi melanjutkan upaya mereka untuk menyamakan kedudukan setelah jeda tetapi merasa frustrasi karena Lille bertahan kuat untuk mengklaim kemenangan tipis 1-0 di Olimpico.

Giallorossi memiliki peluang melalui Lorenzo Pellegrini dan Evan Ferguson di awal babak kedua, tetapi kedua tembakannya melenceng dari sasaran.

Gian Piero Gasperini melakukan serangkaian perubahan, memasukkan El Shaarawy, Mancini, Kone, dan kemudian Dovbyk, tetapi pertahanan Lille tetap kokoh.

Saat Roma melanjutkan serangan mereka, Lille tampak berbahaya lewat serangan balik dan menguji lini belakang Roma dari bola mati.

Ozer kembali dituntut beraksi saat ia melakukan penyelamatan krusial dari tendangan jarak jauh Matias Soulé.

Roma mendapat harapan hidup, yang merupakan peluang terbaik mereka dengan sepuluh menit tersisa, ketika VAR memberikan hadiah penalti karena handball oleh Mandi.

Pemain pengganti Dovbyk gagal menaklukkan Ozer dari titik penalti karena penalti tersebut berhasil diselamatkan. Namun, penalti tersebut diulang kembali karena pelanggaran.

Ozer kembali menyelamatkan tendangan penalti kedua sebelum harus diulang karena aturan yang sama. Soule mengambil penalti ketiga dan kembali digagalkan oleh kiper Lille tersebut.

Meski mendapat tekanan tanpa henti, Lille tetap kokoh saat Roma tak mampu menembus pertahanan, dan tim tamu berhasil membawa pulang tiga poin penuh.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Pertandingan Finalissima antara Argentina dan Spanyol dibatalkan oleh UEFA

Pertandingan Finalissima yang sangat dinantikan antara tim nasional sepak bola Argentina dan tim nasional sepak… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Como semakin dekat dengan mimpi Liga Champions setelah mengalahkan Roma

Cesc Fabregas berada di ambang mencetak rekor sebagai manajer pertama yang membawa Como ke turnamen… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Kiper remaja Bayern Munich siap menjadi starter di Liga Champions

Bayern Munich kini menghadapi krisis penjaga gawang yang serius menjelang leg kedua babak 16 besar… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Kiper Tottenham berterima kasih atas dukungan setelah melakukan kesalahan

Antonin Kinsky mengucapkan terima kasih kepada para pendukung atas pesan-pesan mereka setelah menggambarkan malam yang… Baca Selengkapnya

March 12, 2026

Liga Champions: PSG memberikan tugas berat kepada Chelsea

Paris Saint-Germain pada hari Rabu menghancurkan Chelsea dengan skor 5-2 dalam pertandingan leg pertama babak… Baca Selengkapnya

March 12, 2026

Kai Havertz menghantui mantan klubnya dengan penalti di menit-menit akhir

Dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang mendebarkan di BayArena, Arsenal nyaris… Baca Selengkapnya

March 12, 2026