Kecocokan Trent Alexander-Arnold untuk peran gelandang kembali mencuat setelah manajer Real Madrid, Jose Mourinho, menempatkan pemain internasional Inggris itu di posisi tengah selama kemenangan 2-1 atas Inter Milan di Liga Champions pada Selasa lalu.
Pemain berusia 27 tahun itu, yang sebelumnya pernah bermain di lini tengah untuk Inggris dan Liverpool, baru menjalani penampilan sebagai starter dalam pertandingan kompetitif untuk kedua kalinya musim ini.
Meskipun menggunakan Alexander-Arnold dalam peran tersebut, Mourinho bersikeras bahwa ia tidak menganggap mantan pemain Liverpool itu sebagai gelandang sejati.
Manajer asal Portugal itu memuji pemahaman taktik dan performanya, tetapi menjelaskan bahwa keputusan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh absennya Eduardo Camavinga, Arda Guler, dan Bernardo Silva.
Alexander-Arnold bermain bersama Federico Valverde dan menciptakan dua peluang sambil melakukan lebih banyak umpan silang daripada pemain Real Madrid lainnya. Namun, ia gagal memenangkan tekel dan menyelesaikan 83,3% umpannya.
Ia diganti tak lama setelah Inter mencetak gol balasan pada menit ke-77, dengan siulan terdengar di seluruh Bernabéu saat Madrid berjuang untuk mengakhiri pertandingan.
Mourinho mengakui bahwa bermain di posisi sentral menghadirkan tantangan berbeda bagi Alexander-Arnold, terutama karena tuntutan fisik dari posisi tersebut.
Dia mengatakan bahwa pemain internasional Inggris itu telah memberikan segalanya sebelum meninggalkan lapangan. Dia mencatat bahwa dia beberapa kali kehilangan penguasaan bola karena bermain di lini tengah membutuhkan kualitas yang berbeda dari bermain sebagai bek kanan.
Meskipun demikian, eksperimen tersebut telah menyoroti keserbagunaan Alexander-Arnold. Kemampuannya untuk mengoper, melakukan umpan silang, memberikan umpan terobosan, dan berkontribusi dari area tengah sebelumnya telah membuat para manajer mempertimbangkan untuk memindahkannya lebih ke depan.
Ia juga mencetak gol dari posisi gelandang untuk Inggris melawan Malta pada Juni 2023, meskipun Gareth Southgate akhirnya menghentikan upayanya untuk menjadikannya pemain tengah selama Euro 2024.
Untuk saat ini, Alexander-Arnold masih terlibat dalam perebutan posisi bek kanan di Real Madrid, dengan Denzel Dumfries juga bersaing untuk peran tersebut.
Mourinho dilaporkan terkesan dengan kemampuan serbaguna dan kualitas menyerang pemain internasional Inggris tersebut, tetapi komentarnya menunjukkan bahwa posisi gelandang akan tetap menjadi solusi sesekali dan bukan perubahan permanen.
