Bola

Prancis raih posisi ketiga lewat kemenangan 2-0 atas Jerman

Prancis mengamankan posisi ketiga di UEFA Nations League 2024-25 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Jerman di Stuttgart pada hari Minggu, berkat gol dari Kylian Mbappé dan Michael Olise.

Kemenangan itu melengkapi penampilan kuat Les Bleus, yang bangkit dari kekalahan mendebarkan 5-4 di semifinal melawan Spanyol untuk mengungguli tuan rumah dan meninggalkan Jerman, yang sebelumnya dikalahkan oleh Portugal, di tempat keempat.

Pertandingan dimulai dengan Jerman yang memberikan tekanan awal, saat Mike Maignan diuji oleh Niklas Füllkrug dan Karim Adeyemi.

Pemain yang terakhir memperoleh penalti, tetapi dibatalkan setelah tinjauan VAR menunjukkan Adeyemi telah menjatuhkan Maignan, yang mengakibatkan kartu kuning bagi penyerang Jerman tersebut.

Prancis berhasil mengatasi badai, dan Mbappé hampir mencetak gol tetapi gagal memanfaatkan peluang emas. Namun, bintang Real Madrid itu tidak membuat kesalahan sebelum turun minum.

Memanfaatkan umpan panjang akurat dari Aurélien Tchouaméni, Mbappé melakukan sentuhan pertama yang sangat baik, menerobos Joshua Kimmich, dan melepaskan tembakan melengkung yang brilian melewati Marc-André ter Stegen ke sudut kanan atas, menandai golnya yang ke-50 untuk Prancis.

Babak kedua memperlihatkan dominasi Prancis. Mbappé melepaskan tendangan keras ke samping gawang di awal babak kedua, sementara Jerman mengira mereka telah menyamakan kedudukan melalui Deniz Undav, tetapi gol tersebut dianulir setelah wasit Ivan Kruzliak memutuskan bahwa Füllkrug telah melanggar Adrien Rabiot dalam proses terjadinya gol.

Prancis terus menekan, dengan tendangan Marcus Thuram yang membentur tiang gawang dan digagalkan oleh penyelamatan gemilang Ter Stegen. Kiper Jerman itu juga menggagalkan upaya Mbappé dua kali, pertama dengan menghentikan tendangan akrobatik dari tepi kotak penalti dan kemudian menggagalkan upaya satu lawan satu.

Namun, Ter Stegen tidak berdaya menghentikan gol kedua Prancis pada menit ke-84. Mbappé memimpin serangan balik yang menggemparkan dan memberikan umpan akurat kepada pemain pengganti Michael Olise, yang memanfaatkan umpan tersebut untuk mengamankan kemenangan.

Mbappé tampil paling menonjol, mencatatkan enam tembakan, tiga tepat sasaran dan empat dari dalam kotak penalti.

Gol dan assistnya menggarisbawahi peran pentingnya dalam keberhasilan Prancis. Tendangan Olise dari bangku cadangan menyoroti kedalaman Prancis, dengan tim tersebut mencetak lima gol dari pemain pengganti di turnamen tersebut, lebih banyak daripada tim mana pun.

Meskipun Jerman berupaya keras, yang membuat mereka menghasilkan 10 tembakan ke gawang Prancis di babak pertama—suatu prestasi yang terakhir kali dicapai saat melawan Prancis di semifinal Euro 2016—Les Bleus tetap tenang dan klinis.

Kemenangan ini memberikan akhir yang pas untuk kampanye Nations League Prancis, menunjukkan ketangguhan dan kehebatan menyerang mereka melawan tim Jerman yang gigih.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Juventus bersiap menawarkan kontrak jangka pendek kepada Vlahovic

Juventus masih bisa menawarkan perpanjangan kontrak dua tahun kepada Dusan Vlahovic, meskipun ada minat dari… Baca Selengkapnya

April 30, 2026

Manchester City kecewa dengan jadwal pertandingan

Manchester City merasa frustrasi setelah mendapatkan jadwal pertandingan yang berat di pekan-pekan terakhir musim ini,… Baca Selengkapnya

April 29, 2026

John Stones akan meninggalkan Manchester City setelah 10 tahun penuh trofi

Manchester City telah mengkonfirmasi bahwa bek John Stones akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025-26,… Baca Selengkapnya

April 29, 2026

Real Madrid mengkonfirmasi cedera Mbappe, namun masih diragukan untuk El Clasico

Real Madrid telah mengkonfirmasi bahwa penyerang bintang mereka, Kylian Mbappé, mengalami cedera otot selama pertandingan… Baca Selengkapnya

April 28, 2026

Kebangkitan Daizen Maeda yang tepat waktu meningkatkan performa Celtic

Daizen Maeda telah kembali menemukan performa terbaiknya di saat yang tepat bagi Celtic, memberikan dorongan… Baca Selengkapnya

April 28, 2026

Beye berharap bisa finis di zona Eropa

Manajer Olympique Marseille, Habib Beye, masih berharap dapat mengamankan tempat di kompetisi Eropa meskipun baru-baru… Baca Selengkapnya

April 28, 2026