Bola

Spalletti keluar dari konferensi pers setelah meninggalkan pekerjaannya di timnas Italia

Luciano Spalletti telah mengonfirmasi pengunduran dirinya sebagai pelatih kepala tim nasional Italia.

Mantan manajer AS Roma dan Inter Milan itu mengungkapkan hal itu di akhir konferensi persnya hari Minggu sebelum keluar dengan frustrasi saat ditanyai wartawan.  

Spalletti menegaskan bahwa ia akan berhenti menjabat sebagai kepala tim nasional Italia setelah kualifikasi Piala Dunia melawan Moldova pada hari Senin.

Hal ini menyusul terungkapnya fakta bahwa ia telah diberi tahu bahwa ia akan diberhentikan dari pekerjaannya. Namun, ia memutuskan untuk mengakhiri kontraknya setelah pertandingan melawan Moldova.

Berita tersebut muncul menyusul kekalahan memalukan 3-0 saat bertandang ke Norwegia, yang membuat perjalanan mereka menuju kualifikasi Piala Dunia menjadi sulit. Italia saat ini terpaut sembilan poin dari puncak klasemen Grup I setelah hanya satu pertandingan.

Spalletti mengatakan selama konferensi pers Italia terbaru bahwa ia mengetahui tentang perkembangan tersebut tadi malam tetapi tidak berniat melepaskan perannya pada awalnya.

“Saya lebih suka bertahan dan melakukan pekerjaan saya, terutama saat keadaan tidak berjalan baik. Namun, jika itu adalah pembebasan, maka saya harus menerimanya. Saya selalu melihat peran ini sebagai pengabdian kepada tanah air, dan saya ingin membantu masa depan tim nasional,” tambahnya.

Sembari menyatakan hal yang benar adalah mencari yang terbaik, ia mengungkap akan mengakhiri kontraknya.

“Saya akan berada di sana besok malam melawan Moldova. Saya selalu menegaskan bahwa para pemain saya kuat. Hasil di bawah manajemen saya adalah apa adanya, dan saya harus bertanggung jawab.

“Saya suka seragam ini, pekerjaan ini, dan para pemain yang pernah saya latih. Besok malam, saya akan meminta mereka untuk memberikan apa yang saya minta, meskipun saya tidak bisa membuat mereka menunjukkan kemampuan terbaik mereka.”

Berbicara tentang apa yang paling menyakitkan setelah ia memutuskan meninggalkan pekerjaan pelatih kepala Italia, Spalletti menyesal tidak mencapai kualitas permainan yang diinginkannya.

Sambil menyadari kesulitan yang dihadapi dalam pekerjaan itu, sang ahli taktik mengakui bahwa ia mungkin pantas mendapat hasil yang lebih buruk karena hasilnya.

Namun, Spalletti tetap yakin bahwa Azzurri akan tetap lolos ke Piala Dunia.

Setelah ditanya apakah ia merasa dikhianati dan keadaan yang dialaminya saat meninggalkan tim, Spalletti yang tampak lelah dan frustrasi bangkit dan meninggalkan konferensi persnya.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Real Madrid khawatir kiper mereka mengalami cedera serius

Kekhawatiran meningkat di Real Madrid menyusul insiden cedera yang menimpa kiper bintang mereka, Thibaut Courtois,… Baca Selengkapnya

March 19, 2026

Pemain muda sensasional Bayern Munich mendapatkan panggilan pertamanya ke timnas Jerman, sementara Musiala absen

Pemain muda sensasional Bayern Munich, Lennart Karl, siap menerima panggilan pertamanya ke tim nasional Jerman,… Baca Selengkapnya

March 19, 2026

Liga Champions: Barcelona menghancurkan Newcastle untuk melaju

Newcastle menampilkan performa yang kontras di babak pertama di Camp Nou saat mereka dihancurkan 7-2… Baca Selengkapnya

March 19, 2026

PSG menyelesaikan misi balas dendam terhadap Chelsea di Stamford Bridge

Paris Saint-Germain memastikan bahwa harapan Chelsea untuk melakukan comeback pupus setelah mereka meraih kemenangan telak… Baca Selengkapnya

March 18, 2026

Dua gol Vinicius Jr. membantu Real Madrid menyingkirkan Manchester City dengan meyakinkan

Manchester City tersingkir dari Liga Champions setelah kalah 2-1 di kandang melawan Real Madrid yang… Baca Selengkapnya

March 18, 2026

Arne Slot mengungkapkan kesiapan Liverpool untuk berjuang merebut tempat di perempat final Liga Champions

Manajer Liverpool, Arne Slot, mengatakan timnya telah menunjukkan bahwa mereka "bersedia berjuang" saat mereka mempersiapkan… Baca Selengkapnya

March 18, 2026