Olahraga Lainnya

Akmal Dilarang Selama Tiga Tahun

Batsman untuk tim Pakistan, Umar Akmal, telah dihukum dengan larangan bermain tiga tahun dari semua kegiatan kriket setelah ia dinyatakan bersalah oleh unit keamanan dan anti-korupsi Dewan Kriket Pakistan, pada hari Senin, karena melanggar kode anti-korupsi.

Akmal didakwa dengan dua insiden, tidak terkait, yang terjadi pada tanggal 20 Maret. Dia pertama kali diskors pada Februari sebelum Liga Super Pakistan 2020 akan dimulai. Pada bulan Maret, ia didakwa melanggar Pasal 2.4.4 kode anti-korupsi PCB.

Pasal tersebut menyatakan “Gagal mengungkapkan kepada Departemen Ketahanan dan Keamanan PCB (tanpa penundaan yang tidak perlu) perincian lengkap dari setiap pendekatan atau undangan yang diterima oleh Peserta untuk terlibat dalam Perilaku Korupsi berdasarkan Kode Anti-Korupsi ini”. Dia dikatakan gagal melaporkan praktik korupsi.

Dalam pembelaannya, pada hari Senin, mewakili dirinya sendiri, dia mengatakan bahwa dia gagal melakukannya karena dia merasa alasannya tidak cukup layak untuk dilaporkan kepada dewan. Meskipun dia menerima dua insiden dia dituduh. Dewan telah mempertanyakan pertemuannya dengan beberapa orang dan sifat pembicaraan.

Setelah hukuman itu, Letnan Kolonel Asif Mahmood, direktur unit anti-korupsi dan keamanan mengatakan, “PCB tidak senang melihat seorang pemain kriket internasional yang menjanjikan dinyatakan tidak memenuhi syarat selama tiga tahun atas tuduhan korupsi, tetapi ini sekali lagi pengingat tepat waktu untuk semua yang berpikir mereka bisa lolos dengan melanggar kode anti-korupsi.”

Dia kemudian mengimbau semua pemain kriket profesional untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi dan untuk bersikap kooperatif dengan pihak berwenang ketika dipanggil.

Kasus ini yang terbaru dari serangkaian kasus yang memengaruhi karier pemain kriket. Akmal dilarang selama tiga pertandingan pada tahun 2017 karena kata-kata yang digunakannya melawan pelatihnya saat itu, Mickey Arthur. Dia beristirahat dan kembali pada tahun 2019 di mana dia didenda, pada bulan April, karena melanggar jam malam.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Barcelona menahan imbang Newcastle United dengan penalti di menit-menit akhir

Newcastle United gagal meraih kemenangan gemilang setelah Lamine Yamal berhasil mengeksekusi penalti dramatis di menit-menit… Baca Selengkapnya

March 11, 2026

Gol tunggal Lemina memastikan kemenangan leg pertama bagi Galatasaray dalam kemenangan 1-0 atas Liverpool

Galatasaray akan membawa keunggulan 1-0 ke Anfield pekan depan setelah mengalahkan Liverpool di leg pertama… Baca Selengkapnya

March 11, 2026

Chelsea siap menghadapi ujian berat PSG

Chelsea akan bertandang menghadapi juara bertahan Liga Champions, Paris Saint-Germain, dalam pertandingan leg pertama babak… Baca Selengkapnya

March 11, 2026

Eddie Howe menantang Newcastle untuk pertandingan terbesar dalam sejarah mereka

Manajer Newcastle United, Eddie Howe, mendesak para pemainnya untuk tampil maksimal menjelang pertandingan yang ia… Baca Selengkapnya

March 10, 2026

Pelatih Celtic, O’Neill, mengincar kembalinya Tierney di tengah masalah cedera dan perburuan gelar

Martin O'Neill menyatakan harapannya agar Kieran Tierney bisa fit untuk pertandingan Celtic melawan Motherwell akhir… Baca Selengkapnya

March 10, 2026

PSG siap melepas Lee Kang-in

Paris Saint-Germain dilaporkan siap menjual Lee Kang-in musim panas mendatang. Laporan di Prancis menyebutkan bahwa… Baca Selengkapnya

March 10, 2026