Arsenal kembali menghidupkan peluang mereka meraih gelar Liga Premier dengan kemenangan telak 4-1 atas rival berat mereka, Tottenham Hotspur, di Stadion Tottenham Hotspur, dan unggul lima poin di puncak klasemen.
Setelah dua hasil imbang berturut-turut menimbulkan pertanyaan tentang daya tahan mereka, tim asuhan Mikel Arteta memberikan penampilan babak kedua yang mengesankan untuk membungkam para pendukung tuan rumah dan memperkuat cengkeraman mereka dalam perebutan gelar juara.
Tim tuan rumah mencetak gol lebih dulu melalui Randal Kolo Muani, yang menyelesaikan dengan apik pada menit ke-34 untuk membatalkan gol peny equalizer sebelumnya dari Eberechi Eze.
Eze menyamakan kedudukan untuk Arsenal dua menit sebelumnya dengan penyelesaian yang tenang, memastikan kedua tim memasuki jeda dengan skor imbang 1-1 setelah babak pertama yang penuh gejolak.
Arsenal mengambil alih kendali tepat setelah babak kedua dimulai ketika Viktor Gyokeres menerobos pertahanan Spurs untuk mengembalikan keunggulan tim tamu pada menit ke-47.
Kekuatan dan penyelesaian akhir yang klinis dari sang penyerang terbukti menentukan, dan penampilan penuh aksinya kemudian diakhiri dengan gol di waktu tambahan untuk memastikan kemenangan telak.
Di antara itu, Eze mencetak gol keduanya pada menit ke-61, memberi Arsenal ruang bernapas dan mengekspos kelemahan pertahanan Tottenham.
Spurs memiliki beberapa momen untuk bangkit kembali dalam pertandingan, terutama ketika Richarlison digagalkan oleh penyelamatan gemilang dari kiper Arsenal, David Raya, di garis gawang menjelang akhir pertandingan.
Penyelamatan refleks kiper asal Spanyol itu mempertahankan keunggulan dua gol pada momen krusial, memadamkan harapan akan kebangkitan dramatis di hadapan 61.439 pendukung yang hadir.
Kekalahan tersebut menandai awal yang sulit bagi manajer baru Tottenham, Igor Tudor, karena timnya hanya terpaut empat poin dari zona degradasi.
Kelengahan di lini pertahanan dan kurangnya ketajaman dalam menyerang akhirnya terbukti merugikan, dan rasa frustrasi terlihat jelas di antara para pendukung tuan rumah saat Arsenal merayakan kemenangan di depan para pendukung tandang mereka.
Namun bagi Arsenal, ini adalah respons yang sempurna terhadap kritik baru-baru ini. Dengan Manchester City masih mengejar dan telah memainkan satu pertandingan lebih sedikit, persaingan perebutan gelar tetap sangat ketat.












