Real Madrid mengalami pukulan telak setelah bek Ferland Mendy dipastikan absen hingga akhir musim karena cedera serius.
Bek kiri itu terpaksa ditarik keluar hanya sepuluh menit setelah pertandingan La Liga baru-baru ini melawan RCD Espanyol dimulai, yang langsung menimbulkan kekhawatiran di dalam skuad dan staf pelatih.
Pemeriksaan medis yang dilakukan setelah pertandingan mengkonfirmasi tingkat keparahan masalah tersebut, dengan klub mendiagnosis adanya lesi pada tendon rektus femoris di kaki kanan Mendy.
Cedera yang dialami di awal pertandingan itu tampak signifikan dilihat dari reaksi pemain di lapangan, dan tes selanjutnya memvalidasi kekhawatiran akan absen dalam jangka panjang.
Waktu terjadinya cedera ini merupakan pukulan telak bagi pelatih kepala Alvaro Arbeloa, karena Mendy telah menjadi figur kunci di lini pertahanan ketika dalam kondisi fit.
Ketidakhadirannya meninggalkan celah besar di lini belakang Madrid pada tahap krusial musim ini, dengan pilihan terbatas yang tersedia untuk mengisi kekosongan di periode yang sangat menuntut ini.
Laporan menunjukkan bahwa operasi kini menjadi tindakan yang paling mungkin dilakukan oleh bek Prancis tersebut.
Jika ia menjalani prosedur tersebut, Mendy diperkirakan akan menghadapi masa pemulihan sekitar lima bulan, yang tidak hanya akan mengakhiri musimnya saat ini tetapi juga memengaruhi ketersediaannya untuk memulai musim berikutnya.
Kemunduran terbaru ini menandai cedera kelima Mendy musim ini, yang menggarisbawahi kekhawatiran berkelanjutan tentang kebugarannya yang telah menghantui masa baktinya di Madrid.
Meskipun penampilannya terbatas, ia telah memberikan kontribusi penting, terutama selama babak gugur kompetisi Eropa, yang menyoroti nilainya bagi tim ketika ia tersedia.
Cedera Mendy juga mencerminkan masalah yang lebih luas di Real Madrid, di mana tim tersebut terus berjuang dengan daftar masalah kebugaran yang semakin panjang.
Pemain asal Prancis itu hanya mencatatkan 448 menit bermain dalam sembilan penampilan musim ini, setelah baru saja kembali dari absen jangka panjang sebelumnya, dan ketidakhadirannya menambah tekanan pada skuad yang sudah menghadapi jadwal yang padat.
